Ngaku Polisi, Sopir Angkot Begal Pemotor Tuduh Simpan Ganja

Estimasi Baca :

ilustrasi begal motor, Foto: Kriminologi.id - Kriminologi.id
ilustrasi begal motor, Foto: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Seorang begal sepeda motor berinisial AS dilumpuhkan aparat Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, karena melawan saat hendak ditangkap. Pria berusia 33 tahun yang diketahui sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot kerap mengaku sebagai polisi saat menjalankan aksi begal yang dilakukannya. 

Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, mengatakan pelaku berinisial AS merupakan warga Perumahan BMI 2, Keluarahan Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Pelaku ditangkap saat berad di kontrakannya di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang. 

“Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kaki kiri AS karena dia berusaha melawan saat akam ditangkap," kata Slamet Waloya di Karawang, Jawa Barat, Selasa, 12 Juni 2018.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda motor, 2 buah ponsel, dan sebilah golok yang digunakan untuk melawan petugas. Menurut catatan kepolisian, pelaku AS terakhir melancarkan aksinya di depan pusat perbelanjaan elektronik, Karawang Barat pada Rabu, 6 Juni 2018 sekitar pukul 00.30 WIB.

Aksinya bermula ketika pelaku AS menghentikan korbannya YS yang tengah mengendarai motornya. Pelaku menghentikan korban dengan mengaku sebagai anggota polisi. Pelaku kemudian meminta meminta korban (YS) memperlihatkan STNK dan kunci motor. 

Usai dipastikan ada surat-suratnya, hal yang dilakukan pelaku kemudian menggeledah tubuh korban. Dari penggeledahan pura-pura itu, AS menuduh korban menyimpan satu bungkus narkoba jenis ganja di pakaiannya.  

Setelah itu, pelaku AS meminta korbannya YS menghubungi orang tuanya. Namun saat YS menghubungi orang tuanya, pelaku secara tiba-tiba merebut ponsel korban. Usai merampas ponsel dan sepeda motor, pelaku kemudian kabur meninggalkan korban begitu saja.

“AS merupakan residivis atas kejahatan yang sama dan divonis dua tahun hukuman bui. AS terakhir menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang pada Maret 2018,” ujar Kapolres. 

Baca Selengkapnya

Home Hard News Umum Ngaku Polisi, Sopir Angkot Begal Pemotor Tuduh Simpan Ganja

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu