Pabrik PCC di Kav DPR, Cipondoh, Tangerang, Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Pabrik Obat Ilegal di Cipondoh, Warga Tahunya Distributor Jamu Kemasan

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 11:55:01 WIB

Kriminologi.id - Rumah yang dijadikan pabrik obat ilegal berupa pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) di Kavling DPR, Cipondoh, Tangerang, Banten diketahui warga setempat sebagai distributor jamu. 

Rumah milik Tarlani sebelumnya dijadikan tempat usaha penjualan air isi ulang dan jamu kemasan, kata Ketua RT 06/01 Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. 

"Tiga tahun lalu sempat buka isi ulang air, tapi setelah beberapa lama tutup. Mungkin tidak laku atau apa saya juga kurang tahu," ucap Joko kepada Kriminologi.id saat ditemui di lokasi, Selasa, 7 Agustus 2018.

Joko menjelaskan, beberapa tahun lalu rumah itu merupakan usaha penjualan isi ulang air minum. Tepat di teras rumah itu terlihat mesin dan tempat penampungan air atau toren.

Selain sebagai tempat usaha air isi ulang, Joko menguraikan, warganya tersebut juga sempat mencoba peruntungan bisnis menjual jamu-jamu kemasan.

Pengamatan Joko, penjualan jamu-jamu itu tidak diproduksi sendiri oleh Tarlani. Sebab, kata Joko, dari rumah tersebut tidak pernah terlihat aktivitas pembuatan jamu atau suara bising yang terdengar di rumah itu. 

Tarlani hanya berperan sebagai penyalur jamu ke beberapa tempat.

"Setahu saya habis usaha air, dia (Tarlani) buka usaha jamu gitu. Ya penyalur jamu lah bisa dibilang tapi bukan bikin sendiri. Dari rumahnya juga tidak ada suara-suara berisik. Aktifitasnya normal saja," kata Joko menjelaskan.

Sebelumnya diberitakan, Satresnarkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta menggerebek rumah yang dijadikan gudang penyimpanan obat-obatan terlarang yaitu, Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC).

Rumah berlantai tiga bercat biru muda di Kavling DPR, Cipondoh, Tangerang, Banten, itu disegel polisi  kaarena menjadi tempat penyimpanan obat PCC dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan jutaan pil PCC dengan total berat 1,2 ton. Polisi juga menangkap Tarlani dan dua orang karyawannya yakni RN dan AF di dalam rumah tersebut.

Polisi berhasil mengidentifikasi pemasok bahan baku berinisial MY di Perumah Citra Garden, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Di rumah MY, petugas menemukan berbagai bahan dasar pembuatan jamu. YH

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500