Cuplikan video tarian striptis di Jepara. Foto ist/Kriminologi.id

Panitia Tarian Striptis di Jepara Jadi Tersangka Dijerat UU Pornografi

Estimasi Baca:
Senin, 16 Apr 2018 16:50:38 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Jepara telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tarian striptis di Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu adalah dari pihak penyelenggara acara.

"Sementara kita tetapkan dua orang tersangka inisial H dan B. Mereka sebagai inisiator penyelenggaraan dan penyangdang dana acara," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto dikonfirmasi Kriminologi.id melalui sambungan telepon, Senin, 16 April 2018.

Yudi mengatakan kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 karena dinilai sebagai pihak yang menyediakan pertunjukan yang menampilkan aksi porno.

"Dikenakan Pasal 33 undang-undang pornografi," imbuh Yudi.

Merujuk pasal yang dikenakan tersebut, kedua tersangka yang merupakan penyelenggara acara itu diancam pidana penjara paling singkat 2 tahun dan pidana denda sedikitnya Rp 1 miliar. 

Sementara tiga penari striptis yang dihadirkan penyelenggara acara belum dimintai keterangan dan masih dicari keberadaannya.

Kasus tarian striptis ini bermula dari viralnya sebuah video di media sosial yang menampilkan acara reuni klub motor Yamaha N Max pada Sabtu, 14 April 2018 yang digelar di Pantai Kartini, Jepara. 

Dalam video yang berdurasi sekitar 42 detik itu ditampilkan tiga orang perempuan yang hanya memakai bikini berjoget striptis di hadapan ratusan orang dengan diiringi dentuman house music dan guyuran air.

Tiga perempuan muda itu asyik meliuk-liukan badannya di antara para penonton laki-laki.

Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500