Dok. Bonek mania. Foto: officialarekbonekpersebaya/Instagram

Pascatewas Bonek Mania, 2 Jadi Tersangka dan Puluhan Lainnya Diburu

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Apr 2018 17:05:00 WIB
Dua orang ditetapkan sebagai tersangka pascatewasnya seorang Bonek Mania berinisial MP.

Kriminologi.id - Sebanyak dua orang diamankan oleh aparat dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Surakarta pascatewasnya seorang Bondo Nekat atau Bonek bernama MP. Kedua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka berinisial masing-masing AKS (23) alias Mbambox, warga Banyuanyar, Banjarsaari, Solo dan MAP (17) alias Benjol, warga Klodran Karanganyar.

Kapolresta Surakarta, Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo, mengatakan pihaknya menangkap kedua pelaku pada Senin, 16 April 2018. Itu setelah pihak kepolisian meminta keterangan dari sembilan saksi yang diperiksa intensif di Mapolresta Surakarta sejak kejadian pada Sabtu dini hari, 14 April 2018. 

“Pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda. Pelaku AKS ditangkap di tempat persembunyian di wilayah Wonogiri dan MAP di rumahnya di Banyuanyar,” kata Ribut Hari Wibowo, di Surakarta, Jawa Tengah, 17 April 2018. 

Ribut lebih lanjut mengatakan, penyelidikan terhadap kasus ini belum akan berhenti hanya pada dua pelaku. Pihaknya masih memburu 50 sampai 100 orang yang kini masih buron diduga terlibat pengeroyokan tersebut. Karena itu, dia meminta kepada pelaku yang masih buron segera menyerahkan diri ke Mapolresta Surakarta.

“Kami akan memburu pelaku yang melarikan diri sampai tertangkap," ujarnya.

Ribut menjelaskan, penyerangan hingga menimbulkan korban jiwa itu terjadi ketika sebagian rombongan Bonek Mania yang tengah melintas di Surakarta dihadang oleh sekelompok warga yang jumlahnya terdiri lebih dari 50 orang. Massa sebanyak itu dibagi dalam sejumlah rombongan. Mereka tersebar di sejumlah titik.

"Ada yang di Banyuagung, Kleco dan lainnya. Setelah mengetahui ada rombongan yang tercecer, kemudian dihadang dan diserang menggunakan batu dan kayu," katanya.

Nahas, rombongan yang mengangkut MP dihadang pelaku dan puluhan orang lainnya tepat di depan RM Padang Murah Meriah di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Banyuagung Kadipiro, Banjarsari, Solo. Di situlah, terjadi penganiayaan hingga mengakibatkan korban tewas, satu kritis dan belasan lainnya luka.

Menurut pengakuan saksi yang diperiksa pihak kepolisian, warga melakukan penyerangan karena kesal dengan ulah para Bonek sebelumnya yang melakukan pelemparan dan penjarahan saat melintas di Kota Solo. Aksi yang dilakukan warga, menurut pengakuan tersangka, karena balas dendam.

"Kedua pelaku kami jerat Pasal 170 tentang Penganiayaan hingga menyebabkan kematian dan terjerat huluman penjara selama 12 tahun," ujar Ribut.

KOMENTAR
500/500