Ilustrasi pasutri tewas. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Pasutri Tewas di Cirebon, Elang Johar Aktor di Balik Pembunuhan Istri

Estimasi Baca:
Rabu, 1 Ags 2018 21:05:42 WIB

Kriminologi.id - Polisi menyebutkan pasangan suami istri Elang Johar (68) dan Ratu Sureni (65) yang ditemukan tewas di rumahnya merupakan tindak pembunuhan dan bunuh diri.

Elang menjadi sosok pelaku di balik peristiwa pembunuhan istrinya. 

"Kami menduga dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi, suami itu pelaku yang membunuh istrinya," kata Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Rynaldi di Cirebon, Rabu, 1 Agustus 2018.

Elang dan Ratu ditemukan tewas di kediamannya Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa, 31 Juli 2018. 

Penemuan keduanya tewas dengan bersimbah darah itu pertama kali oleh anaknya yang masuk melalui pintu belakang. 

Dia menjelaskan dari hasil keterangan para saksi dan beberapa bukti yang diamankan, Elang Johar merupakan pelaku yang sekaligus korban dibalik kejadian tersebut.

Dimana Elang Johar membunuh istrinya saat berada di ruang tengah dengan membacokan sebilah golok ke bagian leher dan pundak istrinya. 

"Pelaku kemudian masuk ke kamar belakang dan bunuh diri dengan menyayatkan silet di tangan kirinya," tuturnya.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP, kata Rynaldi, pihaknya menemukan sebilah golok di samping jenazah Elang Johar yang diduga digunakan untuk membunuh istrinya.

Sebelum melakukan aksi bunuh diri Elang Johar juga sempat membersihkan bercak darah yang menempel di golok dengan kain.

"Setelah itu (Elang Johar) sempat membersihkan goloknya dengan kain baju, sebelum bunuh diri dengan menyayatkan silet ke tangannya," katanya.

Elang Johar dan Ratu Sureni masih termasuk keluarga Keraton Kasepuhan Cirebon. Status ini diutarakan oleh Sultan Sepuh Kasepuhan XIV, PRA Arief Natadiningrat.

"Betul beliau masih keluarga Keraton Kasepuhan. Kami berduka dan prihatin atas peristiwa tersebut. Semoga beliau diterima amal ibadahnya," kata Sultan.

Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500