Proses evakuasi pasangan suami istri yang tewas di Cirebon (31/7/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Pelaku Pembunuhan Keluarga Keraton Cirebon Depresi karena Penyakit

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 06:35:58 WIB

Kriminologi.id - Polres Kota Cirebon, Jawa Barat mengungkap motif di balik pembunuhan keluarga keraton Cirebon. Hasil penyelidikan menyebutkan, pelaku yang membunuh istrinya dan kemudian bunuh diri mengalami depresi, karena menderita penyakit.

"Pelaku menderita penyakit prostat selama bertahun-tahun, hingga akhirnya mengalami depresi," kata Kasatreskrim Polresta Cirebon AKP Rynaldi, di Cirebon, Rabu, 2 Agustus 2018.

Ia mengatakan, kasus pasangan suami istri atas nama Elang Johar (68) dan Ratu Sureni (65) tewas pada Selasa, 31 Juli 2018 merupakan tindak pidana pembunuhan dan bunuh diri.

Dari hasil penyelidikan, Rynaldi menduga tewasnya suami istri tersebut dipicu Elang Johar yang mengalami depresi karena menderita penyakit prostat.

Ia mengatakan, dari keterangan anak pelaku yaitu Elang Johar depresinya kumat dan hampir mencelakakan seisi mobil.

"Anaknya sempat cerita, depresi pelaku sempat kumat saat diantar berobat ke rumah sakit menggunakan mobil. Pelaku tiba-tiba menyerobot kemudi saat anaknya sedang menyetir, mobil pun oleng dan hampir terjadi kecelakaan," ujar Rynaldi.

Menurut dia, pelaku sempat menjalani operasi prostat. Hingga akhirnya pelaku tak bisa buang air besar secara normal. 

"Kondisi tersebut membuat pelaku mengalami depresi," katanya.

Pasangan suami istri atas nama Elang Johar dan Ratu Sureni yang merupakan warga Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon ditemukan sudah tidak bernyawa pada Selasa, 31 Juli 2018.

Hasil penyelidikan serta keterangan saksi dan beberapa bukti yang diamankan, Elang Johar merupakan pelaku di balik kejadian tersebut.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500