Sopir taksi ditemukan tewas dengan luka jeratan di leher. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pelaku Pembunuhan Lucuti Identitas Taksi Express dan Jual Rp 25 Juta

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 21:45:59 WIB

Kriminologi.id - Pelaku pembunuhan sopir taksi Express bernama Bernhard Indrajaya (57) di kawasan Jayati, Kabupaten Tangerang sempat melucuti aksesoris yang merupakan tanda pengenal taksi sebelum dijual seharga Rp 25 juta. Mobil putih tersebut sempat pelaku tawarkan ke seorang wanita.

"Sebelum mau dijual tanda taksinya dicopotin dulu. Terus lampu-lampunya dicopotin dulu. Sehingga jadi kayak mobil biasa," kata Kapolsek Cisoka, Kompol Ukha Subekti saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Agustus 2018.

Ukha menjelaskan, wanita tersebut merupakan teman dari mantan istri pelaku, yang telah bercerai beberapa waktu lalu. Wanita tersebut merupakan saksi kunci dari kasus ini.

Usai melucuti beberapa aksesoris taksi, para pelaku kemudian meminta wanita tersebut untuk mencarikan pembeli lain. Namun, wanita tersebut sempat menolaknya karena ia melihat ada sosok mayat di dalam mobil. Para pelaku berniat menjual taksi curian itu dengan harga Rp 25 juta. 

Sebelumnya diberitakan, Bernhard Indrajaya (57), sopir taksi Express ditemukan tewas di pinggir jalan tepatnya di semak-semak areal persawahan dengan kondisi terlentang di Kampung Cirengit, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.

Jasad pria korban pembunuhan itu pertama kali ditemukan dua orang warga sekitar bernama Arisno (59) dan Wahir (42). Saat itu, pada leher korban ada luka bekas jeratan tali dan beberapa barangnya hilang. Polisi menduga ia merupakan korban pembunuhan. 

Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku perampokan disertai pembunuhan yang menimpa korban diduga berjumlah tiga orang. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku berpura-pura menjadi penumpang taksi tersebut. Dugaan tersebut muncul setelah polisi berkoordinasi dengan perusahaan taksi Express.

Perusahaan taksi berwarna putih itu menyebut sehari sebelum ditemukan tewas, korban sempat membawa penumpang dari kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menuju kawasan Tangerang, Banten. Pembunuhan terhadap korban dilakukan dalam perjalanan. Korban dijerat menggunakan tali sepatu.

Berdasarkan pengelidikan, pelaku pembunuhan terhadap korban dilakukan oleh anak punk atau pengangguran. Para pelaku tidak punya uang untuk membayar taksi tersebut sehingga akhirnya pelaku membunuh korban. YH

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500