Ipda Dodon Kusdianto, korban penembakan di jalan Tol Kanci-Pejagan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pelaku Penembakan Tol Kanci Mengaku Polisi Saat Berobat di RS Selawi

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 15:50:33 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penembakan Ipda Dodon Kusdianto, anggota Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Jabar, di Jalan To Kanci-Pejagan mengalami luka tembak. Mereka mengaku anggota Polri kepada petugas medis di RS Selawi saat mengobati luka tembak di tubuhnya.  

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan identitas kedua pelaku itu telah dikantongi polisi melalui informasi dari rumah sakit di wilayah Selawai, Jawa Tengah. 

"Sudah. Ini pelakunya kita sudah tahu persis karena dia juga tertembak. Dua orang tertembak. R dan satu lagi saya lupa. Mereka lari ke rumah sakit Selawi. Tapi ngakunya anggota polri ditembak penjahat," ujar Tito Karnavian di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 31 Agustus 2018, Jumat, 31 Agustus 2018.

Tito melanjutkan pelaku merupakan menantu dari anggota JAD yang tertangkap polisi sebulan lalu. Penembakan itu sendiri, kata Tito, diduga karena aksi balas dendam setelah mertuanya ditangkap sebulan lalu. 

Tito mengatakan dugaan motif aksi penembakan itu adalah balas dendam, setelah pihaknya menganalisa dan mengetahui bahwa sempat menangkap kerabat dari salah satu pelaku beberapa bulan lalu.

"Yaitu mertuanya ditangkap. Mertuanya juga anggota JAD ditangkap duluan sebulan yang lalu. Jadi mungkin dia balas dendam," ucap Tito.

Tito menambahkan dari hasil analisa itu, polisi mengetahui identitas pelaku yang juga teridentifikasi sebagai kelompok teroris JAD. 

"Kita sudah tau dia adalah anggota dari kelompok JAD. Kenapa dia melakukan itu motifnya pun sudah tahu," ujar Tito.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500