Dok. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Tony Surya Putra, saat memberikan keterangan pada awak media di Mapolrestro Jakarta Timur, (26/02/2018). Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Pelempar Batu di Tol Ciracas Masih Anak-Anak, Pemeriksaan Dikawal KPAI

Estimasi Baca:
Selasa, 12 Jun 2018 21:55:35 WIB

Kriminologi.id - Pelempar batu di tol Malaka, Ciracas, Jakarta Timur ternyata anak baru gede (ABG) yang masih dibawah umur. Polisi akan menentukan status pelempar batu itu dalam waktu 1X24 jam. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ida Ketut mengatakan dalam waktu 1X24 jam pihaknya bakal menentukan status dua remaja pelempar batu krikil ke jalur empat Tol Jagorawi. 

Ida menambahkan status dua pelempar batu itu akan disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Yoyon Tony Surya Putra.

"Sekarang masih diperiksa, kalau sudah 24 jam pemeriksaan baru ditentukan statusnya, kapolres yang akan sampaikan," kata AKBP Ketut kepada Kriminologi.id, Selasa, 12 Juni 2018.

Dalam proses pemeriksaan, kata Ketut, dua anak di bawah umur ini didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sesuai dengan peraturan saat menjalani pemeriksaan kepolisian.

"Secara umum kasus sudah kami tangani, keduanya sudah dilakukan pemeriksaan dengan didampingi KPAI juga,"katanya.

Pendampingan oleh KPAI ini, lanjut Ketut, sangat diperlukan karena setiap pemeriksaan berbeda-beda, terlebih terduga pelaku merupakan anak-anak.

"Makanya kami minta KPAI untuk mendampingi keduanya, "kata Ketut.

Sebelumnya kepolisian menangkap dua orang pelajar SMK  bernama TZ (17) dan HS (15) terduga pelemparan batu dari  Jembatan  Kelapa Dua Wetan,  Ciracas, Jakarta Timur ke arah lajur 4 arah Bogor Tol Jagorawi, Selasa, 12 Juni 2018 pukul 04.00 WIB.

Keduanya nongkrong di sekitaran atas jalan layang tol sejak sahur. Kemudian keduanya melemparkan batu krikil ke arah tol Jagorawi dan mengenai mobil. 

Petugas bernama Agus Suprianto yang melihat aksi tersebut langsung menangkap kedua remaja itu yang langsung diserahkan ke petugas PJR yang diserahkan ke Polsek Ciracas, Jakarta Timur. 

Dari penangkapan keduanya kepolisian mendapatkan satu kantung plastik berisi batu krikil.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500