Bekas pecahan bom molotov di rumah Kapitra Ampera, Tebet, Jakarta Selatan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pelempar Molotov di Rumah Kapitra Sulit Diidentifikasi

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 14:16:40 WIB

Kriminologi.id - Pihak kepolisian menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah mantan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera. Pihak kepolisian mengatakan pencahayaan di sekitar rumah Kapitra sangat terang sehingga hasil rekaman pada perangkat  CCTV kurang jelas.

"Dugaan sementara ada 2 orang (pelaku pelemparan molotov di kediaman Kapitra)," ujar Kapolsek Tebet Kompol Eko Mulyadi saat dikonfirmasi watawan, Selasa, 7 Agustus 2018.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di rumah Kapitra, kedua pelaku mengendarai sepeda motor. Namun Eko menjelaskan, wajah kedua pelaku tersebut tak terlihat jelas karena menggunakan helm. 

"Iya pakai motor, tapi keduanya pakai helm (tidak jelas terlihat)," sambung dia.

Selain itu, Eko belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci terkait jenis sepeda motor yang digunakan para pelaku karena pencahayaan di sekitar rumah Kapitra sangat terang. Hal itu membuat hasil rekaman CCTV tersebut kurang jelas karena terhalang cahaya.

"Belum keliatan karena terang banget. Enggak jelas banget," kata Eko. 

Eko juga menerangkan, hingga kini data berupa rekaman CCTV tersebut sudah dibawa penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan secara forensik di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Dari hasil rekaman CCTV yang diperoleh Kriminologi.id, nampak diduga pelaku pelemparan terekam kamera pengawas dari salah satu sudut rumah Kapitra.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 1 menit 30 detik itu, kondisi lalu lintas di Jalan Tebet Timur Dalam VIII nampak ramai dengan lalu lalang kendaraan. 

Pada detik ke-56 nampak dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor berhenti di depan rumah Kapitra Ampera cukup lama sekitar 32 detik. Tingkah laku kedua pengendara motor menggunakan helm itu pun sedikit mencurigakan.

Kedua pengendara motor itu terlihat menengok ke sekeliling lokasi di kediaman Kapitra Ampera. Namun proses pelemparan bom molotov ke rumah Kapitra tak jelas akibat kamera CCTV terbias cahaya lampu kendaraan. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500