Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengecek lokasi pelemparan batu ke mobil yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Pelemparan Batu di Tol, Kapolri Minta Copot Spanduk dan Sisir JPO

Estimasi Baca:
Selasa, 12 Jun 2018 22:05:51 WIB

Kriminologi.id - Kasus pelemparan batu dari Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang marak terjadi, Kapolri Jendral Tito Karnavian menginstruksikan langsung jajaranya untuk memperketat pengamanan di sekitaran JPO yang melintasi jalan tol di Jakarta.

Tito juga memerintahkan anggotanya untuk menurunkan spanduk yang terpasang di sepanjang JPO. Pasalnya spanduk yang ditempelkan di JPO kerap dijadikan tempat bersembunyi oleh orang yang akan melakukan pelemparan batu.

"Pak Kapolri udah minta spanduk-spanduk di situ dicopot semua," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 12 Juni 2018.

Tidak hanya JPO, Setyo mengatakan penyisiran dan pengamanan akan dilakukan di setiap jembatan yang menyebrangi jalan tol di Jakarta.

Sebelumnya, dua mobil diantaranya Toyota Avanza nopol B 1056 ERF dan Toyota Calya nopol G 8696 ZP dilempari batu dari atas JPO saat melintasi Tol Jakarta Cikampek, Selasa, 5 Juni 2018, sekitar pukul 04.00 WIB. Akibat pelemparan batu itu, pengemudi Calya bernama Saiful Mazazi (42) tewas.

Dua kendaraan itu melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek, saat melintasi TKP tiba-tiba ada yang melemparkan batu dari atas JPO yang mengenai dua kendaraan.

Batu mengenai kendaraan mobil avanza B 1056 ERF membuat kaca depan hancur, namun pengemudi tidak terluka. Kemudian kendaraan Calya G 8696 ZP juga terkena lemparan batu, kaca depan hancur dan satu pengemudi bernama Saiful Mazazi tewas.

Dalam kejadian itu kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yaitu tiga buah batu, dua kendaraan Toyota Avanza B 1056 ERP, Toyota Calya G 8696 ZP. AS

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500