Kecelakaan bus karyawan dealer PT Catur Putra Group Bogor. Foto: Facebook Fatah

Pembatas Jalan di Lokasi Kecelakaan Bus Maut Sukabumi Hilang Dicuri

Estimasi Baca:
Minggu, 9 Sep 2018 21:10:15 WIB

Kriminologi.id - Anggota Komisi IV DPRD Jabar Abdul Muis mengatakan, besi pembatas jalan atau guardrill di lokasi kecelakaan bus yang menewaskan 21 orang di Kampung Banyar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dicuri.

"Saya meninjau langsung di lokasi kejadian di Desa Cikidang ternyata di daerah itu tidak ada sama sekali besi pembatas jalan atau guardrill dengan jurang," kata Abdul Muis di lokasi kecelakaan maut, Minggu, 9 September 2018.

Muis menjelaskan, setelah dirinya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi dan Jabar, banyak besi dicuri.

Menurut Muis, kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Pasalnya, keberadaan pembatas jalan tersebut berfungsi mengurangi dampak dan meminimalkan korban saat terjadi kecelakaan. 

Apalagi Jalan Alternatif yang menghubungkan Cikidang dengan Palabuhanratu medannya berkelok, curam, banyak tikungan dan rawan kecelakaan.

Seperti kasus kecelakaan maut yang menimpa karyawan PT Catur Putra Grup Bogor ini, saat berada di tikungan "letter S" minibus tersebut lepas kendali dan terjun ke dalam jurang sekitar 30 meter.

Menurut Muis, jika ada pembatas jalan, korban kemungkinan bisa diminimalkan. Selain banyak yang dicuri, dari pantauannya sepanjang jalan tersebut pun minim pembatas jalan.Padahal di kiri dan kanan jalan menuju objek wisata arung jeram dan Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini banyak jurang.

Selain itu, rambu dan plang imbauan untuk pengendara yang jumlahnya bisa dihitung jari. Bahkan diperparah tidak adanya lampu penerangan jalan umum (PJU), sehingga jika malam hari lokasi atau jalan ini menjadi gelap gulita.

"Dengan temuan ini akan kami bahas di legislatif khususnya Komisi IV DPRD Jabar dengan Pemprov Jabar agar jalan milik provinsi ini dan merupakan jalan wisata lebih diperhatikan lagi demi keselamatan," katanya.

Jika Pemprov Jabar menyetujui untuk penambahan atau pembangunan guardrill harus terbuat dari bahan permanen seperti beton dan jangan lagi pembatas jalan itu menggunakan bahan yang mudah dibongkar seperti lempengan besi.

Abdul Muis mengharapkan dengan dilantiknya Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, ada perubahan untuk jalan wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Apalagi daerah ini sudah diakui dunia terkait keberadaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Di lokasi itu pun seharusnya diperbanyak pos polisi atau Dishub dan juga dilengkapi dengan "ceck point". Hal itu agar kendaraan yang dilarang melewati jalur ini tidak nekat masuk dan tentunya menghindari kecelakaan lalu lintas. 

"Kami turut berbelasungkawa dengan kecelakaan bus masuk jurang ini yang menimbulkan 21 korban jiwa dan belasan lainnya luka-luka dan diharapkan tidak ada kejadian serupa di kemudian hari," katanya.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500