Sopir taksi ditemukan tewas dengan luka jeratan di leher. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pembunuh Sopir Taksi Express Diduga 3 Orang, Pura-Pura Jadi Penumpang

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 16:40:53 WIB

Kriminologi.id - Pelaku perampokan disertai pembunuhan yang menimpa sopir taksi Express bernama R. Bernhard Indrajaya (57) diduga berjumlah tiga orang. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku berpura-pura menjadi penumpang taksi tersebut.

Dugaan tersebut muncul setelah polisi berkoordinasi dengan perusahaan taksi Express. Pihak perusahaan menyebut sehari sebelum ditemukan tewas, Bernhard diketahui sempat membawa penumpang dari kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menuju kawasan Tangerang, Banten.

“Dugaan sementara pelaku tiga orang. Pelakunya sebagai penumpang. Naik dari Jakarta. Kalau enggak salah dari Kebon Jeruk menuju Tangerang,” kata Kapolsek Cisoka, AKP Ukha Subakti, kepada Kriminologi.id saat dihubungi Selasa, 31 Juli 2018.

Menurut Ukha Subakti, pembunuhan terhadap R Bernhard Indrajaya dilakukan saat berada dalam perjalanan. Korban dijerat menggunakan tali sepatu. Hal tersebut diketahui setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara yang menyatakan menemukan tali sepatu di dekat jasad korban. 

“Kami menduga tali sepatu digunakan pelaku untuk menjerat korban. Kami temukan tali ini sudah tidak di leher tapi ada di sekitar korban,” kata Ukha.

Sebelumnya R. Bernhard Indrajaya ditemukan tewas di pinggir jalan. Korban ditemukan tepat di semak-semak areal persawahan dengan kondisi terlentang di Kampung Cirengit, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.

Jasad pria yang diduga korban pembunuhan itu pertama kali ditemukan dua warga sekitar bernama Arisno (59) dan Wahir (42). Kala itu, kedua saksi yang tengah berjoging melintas di sekitar lokasi kejadian. Mereka terkejut setelah melihat sosok laki-laki yang mengenakan seragam taksi Express.

Kemudian, keduanya langsung melaporkan temuan itu kepada ketua RT setempat yang kemudian diteruskan kepada polisi. Tak lama kemudian, polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Dari hasil olah TKP, korban diduga korban pembunuhan karena ada bekas luka jeratan di leher dan luka gores di bagian tangan,” kata Ukha.

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500