Lokasi pembunuhan Bonar alias Kate di Kampung Tengah Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Pembunuhan Bonar Berawal dari Celaan Anak, Pelakunya Satu Keluarga

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 17:00:59 WIB

Kriminologi.id - Pelaku pembunuhan Bonar alias Kate masih satu keluarga. Bonar tewas di tangan Slamet Riyadi dan dua anaknya, yakni Priya dan Budi.

Selain anaknya, Riyadi juga mengajak Agus yang masih kerabatnya terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Bonar, pria berusia 28 tahun itu tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam. Pemicunya adalah saling ejek antara Bonar dan Sutris, anak Slamet Riyadi lainnya. 

“Jadi, awalnya karena ceng-cengan antara Sutris, anaknya Slamet, dengan adik saya Bonar,” kata Amit (41), kakak kandung Bonar saat ditemui Kriminologi.id di rumahnya di Jalan Taiman Ujung, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis, 9 Juli 2018.

Dari saling ejek itu Sutris merasa tidak terima dengan celaan Bonar. Sutris pun kemudian mengambil sebuah palu. Ia berniat memukul Bonar.

Namun serangan menggunakan palu itu ternyata malah mengenai tangan Sutris sendiri. Peristiwa tersebut, kata Amit, terjadi pada Kamis malam, 2 Agustus 2018.

Duel Sutris dan Bonar, itu pun sampai ke telinga Slamet Riyadi, ayah Sutris. Informasi itu disampaikan sendiri oleh Sutris.  

Mendengar kabar dari sang anak, Slamet Riyadi pun geram bukan kepalang dengan perbuatan Bonar kepada anaknya. Slamet kemudian memutuskan mengajak kedua anaknya yang lain, Priya dan Budi, untuk menyerang Bonar menggunakan senjata tajam. 

“Jadi, yang ikut mengeroyok adik saya itu Slamet dan dua anakya yang namanya Priya sama Budi. Satu lagi namanya Agus. Cuma saya tidak kenal dengan Agus,” kata Amit.

Serangan balik yang dilakukan Slamet bersama empat orang tersebut, lanjut Amit, mengakibatkan adiknya tewas. Bonar menutup mata dengan sekujur tubuhnya mengalami luka sayatan akibat dihujani celurit.

Amit mengatakan, saat dianiaya Bonar sempat berusaha melarikan diri. "Saat lari, perut adik saya langsung diembat (dibacok). Adik saya jatoh terus kakinya di cocol-cocol sama celurit," kata Amit. 

Dari empat orang yang terlibat pembacokan, Amit mengatakan dua orang berhasil diamankan polisi, yakni Slamet Riyadi dan Agus. Sedangkan dua pelaku yaitu Priya dan Budi masih dalam pengejaran polisi.

"Slamet langsung ditangkap di TKP. Kalau Agus ditangkap di rumahnya," kata Amit.

Amit mengaku sudah mengikhlaskan kepergian adiknya. Dia pun berharap polisi bisa secepatnya menangkap dua pelaku lain yang menghabisi Bonar.

Sebelumnya, Bonar ditemukan tewas dengan luka bacok di rumahnya sendiri di Jalan Remaja II, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 8 Agustus 2018 pukul 01.30 WIB.

Kapolsek Kramat Jati, Nurdin Arahman mengatakan, korban tewas setelah mendapat luka bacokan di sekujur tubuhnya. "Luka bacoknya ada di kaki, pinggang hingga punggung," kata Nurdin. TD

Reporter: Walda Marison
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500