Evakuasi Pasutri Tewas di Cirebon. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pembunuhan Pasutri Cirebon, Sultan Arief Minta Polisi Tangkap Pelaku

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 18:45:50 WIB

Kriminologi.id - Sultan Kasepuhan Cirebon XIV, PRA Arief Natadiningrat, memastikan pasangan suami istri Elang Johar (68) dan Ratu Sureni (65) yang menjadi korban pembunuhan di rumahnya yang terletak di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunungjati, Cirebon, Jawa Barat, merupakan keluarganya. Terkait hal tersebut, pihak keraton meminta kepolisian untuk segera menangkap pelakunya. 

“Betul beliau masih keluarga Keraton Kasepuhan. Kami berduka dan prihatin atas peristiwa tersebut. Semoga beliau diterima amal ibadahnya,” kata Sultan Arief saat dihubungi di Jawa Barat pada Selasa, 31 Juli 2018.

Lebih lanjut, Sultan Arief berharap kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dengan menangkap pelaku yang sudah menghilangkan nyawa keluarganya. 

“Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya. 

Dua korban yang masih menjadi keluarga Keraton Cirebon ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya pada Selasa, 31 Juli 2018 sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui merupakan pasangan suami istri bernama Elang Johar (68) dan Ratu Sureni (65). Keduanya warga Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Peristiwa tersebut membuat geger seluruh warga Kota dan Kabupaten Cirebon. Keduanya dikenal masih kerabat Keraton Kasepuhan. 

Menurut keterangan saksi bernama Nani Rahayu ketika mendatangi lokasi kejadian, pintu depan rumah korban belum juga dibuka. Saksi yang curiga bersama suaminya, Dede Kusuma, kemudian masuk lewat pintu belakang yang tidak terkunci.

Hasilnya, kecurigaan mereka terbukti benar. Kedua saksi tersebut menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, kedua saksi melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Polisi yang mendapat laporan demikian langsung datang dan melakukan olah TKP. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500