Suasana pool taksi Express tempat Bernhard Indra Jaya korban pembunuhan dan perampokan di Desa Pasir Muncang, Kabupaten Tangerang. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Pembunuhan Sopir Taksi Express, Indra Baru Bekerja 2 Bulan

Estimasi Baca:
Rabu, 1 Ags 2018 15:40:31 WIB

Kriminologi.id - R Bernhard Indra Jaya, korban pembunuhan dan perampokan di Desa Pasirmuncang, Kabupaten Tanggerang, Banten, diketahui baru bekerja 2 bulan di sebagai pengemudi di pool taksi Ekspress di Jalan Hasyim Asyari, Cipondoh, Tangerang.

Kriminologi.id pun sempat mendatangi pool taksi tersebut, Rabu, 1 Agustus 2018. Pantauan di lokasi tersebut nampak suasana pool terbilang sepi. Banyak mobil Toyota Vios berwarna putih milik taksi Ekspress terparkir rapih di dalam.

Seorang sekuriti yang sedang berjaga bernama Udi pun membenarkan jika Bernhard bekerja di pool taksi tersebut. Namun dirinya mengaku tidak begitu mengenal sosok Bernard.

"Saya ga terlalu kenal orangnya. Cuman pernah ngeliat aja dia sering bulak balik masuk sini," katanya kepada Kriminologi.id, Rabu, 1 Agustus 2018.

Udi menambahkan jika Bernard merupakan penghuni baru di pool taksi tersebut. Sebelumnya dia bermarkas di Pool taksi Ekspress yang berkawasan di Batu Ceper, Tanggerang.

"Dia (Bernard) itu pindahan dari Pool yang ada di Batu Ceper. Baru masuk sini baru sekitar dua sampai tiga bulan," kata Udi.

Sebelumnya diberitakan, jasad Bernhard Indrajaya (57) ditemukan di pinggir jalan tepatnya di semak-semak areal persawahan di wilayah Kampung Cirengit, Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.

Korban tewas tergeletak itu pria mengenakan seragam taksi Ekspress. Polisi menemukan bekas luka jeratan di leher dan luka gores di bagian tangan korban. Sementara dompet, handphone dan aki mobil korban hilang.

Polisi menduga, pelaku membunuh korban, membuang jasadnya, lalu melucuti harta bendanya. Karena taksi Ekspress tersebut ditemukan sekitar 3-4 kilometer dari permukiman warga. AS

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500