Ilustrasi perdagangan orang. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Pemkab Sukabumi Cari Jalan untuk Pemulangan Entin Sultini di Malaysia

Estimasi Baca:
Kamis, 6 Sep 2018 16:25:53 WIB

Kriminologi.id - Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus mencari jalan untuk percepatan pemulangan Entin Sultini (16) korban perdagangan manusia di Malaysia.

Wanita yang tinggal di Kampung Kadupugur, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu saat ini terlantar di Malaysia sebagai pekerja ilegal dan meminta bantuan agar segera bisa pulang.

Entin semula dijanjikan pekerjaan sebagai pengasuh anak di Jakarta, Entin malah dijual ke Malaysia. Mirisnya, di negeri jiran itu, Entin harus berbagi kamar dengan hewan peliharaan sang majikan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi, Dinsos Provinsi Jabar dan Kementerian Sosial serta dengan lembaga lintas sektor lainnya," kata Kepala Seksi Penanganan Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Dinsos Kabupaten Sukabumi Amanudin, di Sukabumi, Kamis, 6 September 2018.

Menurutnya, Dinsos Sukabumi juga meminta bantuan kepada WNI yang merawat Entin, warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung di Malaysia untuk mendatangi dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Pelaporan ke KBRI tersebut bertujuan agar Entin bisa diamankan untuk menghindari kasus hukum yang ada di negara tersebut atau Malaysia, karena kedatangannya secara ilegal.

Pihaknya di Sukabumi juga tengah menyusun langkah dalam menangani kasus pedagangan manusia yang korbannya gadis di bawah umur ini, agar dalam proses pemulangannya tidak terhambat, namun demikian harus sesuai dengan peraturan.

"Kami juga berterima kasih kepada WNI yang menyelamatkan Entin di Malaysia yakni Neng Ai Mariati dengan cepat melakukan berbagai tindakan, sehingga korban bisa segera dibantu oleh berbagai pihak," ujarnya pula.

Entin dikabarkan menjadi korban perdagangan manusia setelah Neneng Wulan yang tinggal di Malaysia menghubungi wartawan di Sukabumi melalui pesan di Facebook. Dalam pesannya, Neneng menyertakan video Entin meminta dipulangkan ke Sukabumi.

Dari informasi tersebut, Neneng menyebutkan bahwa ia baru saja menemukan warga Kampung Kadupugur, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung yang tersesat di Malaysia.

Neneng kemudian membawa gadis belia tersebut ke rumahnya untuk sementara waktu. Neneng juga mengirimkan video Entin yang meminta bantuan agar bisa segara dipulangkan ke Sukabumi.  

"Pengakuan gadis belia itu dirinya dijual oleh orang yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook," kata Neneng yang saat ini tinggal di Pangsapuri Seri Jasa Blok A 01-03, Taman Sungai Besi Indah, Seri Kembangan Belakong, Selangor Malaysia.

Kementerian Sosial RI yang mengetahui adanya korban perdagangan manusia langsung memberi perhatian, agar segera dibantu berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia dan Kementerian Luar Negeri RI.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500