Gambar penganiayaan. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Pemotor Nekat Aniaya Polantas di Bogor Mengaku Tak Suka Ditilang

Estimasi Baca:
Rabu, 14 Mar 2018 22:10:36 WIB

Kriminologi.id - Empat hari menyandang status sebagai buronan polisi, YD (33) pelaku penganiaya terhadap anggota satuan lalu lintas Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Aiptu Khusni ditangkap di rumah kontrakannya di wilayah Cilendek, Bogor Barat. Pelaku mengaku menganiaya korban karena tak suka ditilang.

Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penangkapan terhadap YD setelah pihaknya mendapat infomasi keberadaan pelaku, sehingga bergerak cepat dan berhasil mengamankan YD pada Senin, 12 Maret 2018.

Sedangkan, satu pelaku lainnya yang berinisial FE diketahui melarikan diri ke kampung halamannya yang berada di Padang, Sumatera Barat.

Baca: Brigadir Rizal Sempat Cekik Bandar Narkoba Sebelum Dianiaya

"Saat ini baru kami amankan satu orang pelaku yang berinisial YD di rumah kontrakannya, dini hari. Sekarang kami masih memburu satu pelaku lainnya," ucap Ulung saat dikonfirmasi, Rabu, 14 Maret 2018

Selain itu kata Ulung, dari hasil pemeriksaan tersangka, YD mengaku nekat melakukan penganiayaan itu dengan spontan lantaran merasa tak suka dengan Aiptu Khusni yang menindaknya. 

Selain rasa tak suka YD karena telah ditindak, penganiayaan itu juga dilakulannya lantaran YD berkediaman tak jauh dari lokasi kejadian.

Dengan alasan itu, YD dan FE langsung memukul bagian kepala Aiptu Khusni dengan menggunakan sebilah kayu yang berada di sekitar lokasi.

Ulung menambahkan, penindakan yang dilakukan kepada YD lantaran dianggap telah melanggar peraturan lalu lintas dengan melawan arus, mengingat lokasi itu merupakan jalur padat arus lalu lintas dan rawan kecelakaan.

"Yang bersangkutan sudah ditegur tapi tidak digubris makanya ditindak," kata Ulung.

Baca: Dikeroyok Warga Saat Intai Pelaku, Ipda Syawal Luka Parah di Kepala

Saat ini, YD telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Bogor Kota dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 351 dan Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Aiptu Khusni anggota Satlantas Polsekta Tanah Sareal, Kota Bogor, menjadi korban penganiayaan oleh pengendara sepeda motor di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 8 Maret 2018.

Khusni yang hendak berangkat bertugas di Polsek Tanah Sareal, sejumlah pengendara sepeda motor melawan arus di lokasi kejadian. Khusni kemudian melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

Pada saat yang sama, korban yang sedang melakukan penilangan, melihat ada pengendara sepeda motor dari kejauhan yang melawan arus. Namun, pengendara itu justru tetap melaju menghampiri korban.

Khusni akhirnya menghentikan laju kendaraan pelaku dan menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara. Pengendara sepeda motor malah menantang korban untuk berkelahi.

Korban kemudian melanjutkan penilangan pengendara lainnya. Korban langsung dipukul menggunakan kursi kayu hingga berdarah dan dilarikan ke rumah sakit. AS

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500