Dok. Menara Telkom. Foto: Palangkaraya.go.id

Pencuri Baterai Tower Telkomsel di Aceh Ternyata Mantan Karyawannya

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 08:35:54 WIB

Kriminologi.id - Dua pelaku pencurian baterai tower seluler berupa base transcceiver stasion (BTS) milik Telkomsel berinisial CF dan D dibekuk aparat Polres Aceh Barat. Kedua pelaku pencurian ternyata mantan karyawan provider seluler tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakarsa, mengatakan penangkapan terhadap tersangka CF dan D merupakan tindak lanjut dari pelaporan kehilangan baterai tower milik Telkomsel di waktu hampir bersamaan.

"Ada empat laporan kami terima setelah terjadi pencurian pertama pada 20 Juli 2018, kedua pelaku berhasil ditangkap. Kemudian, kita juga sudah mengantongi dua nama lainnya dengan inisial M dan R yang masuk DPO," katanya.

Tersangka CF dan D merupakan mantan karyawan PT Telkomsel sehingga serangkain aksi kejahatan yang dilakukan pada 11 sampai 16 Juli 2018 sangat mudah. Keduanya sudah memiliki pengalaman selama berkerja di perusahaan.

Bobby mengungkapkan, kedua tersangka yang merupakan warga Aceh Besar itu adalah spesialis pencuri baterai tower BTS. Pasalnya, tidak sembarang orang bisa melakukan pencabutan dan pengambilan baterai BTS dari tempatnya, apalagi kemudian menjualnya.

Adapun barang bukti hasil curian sebelumnya, kata Bobby, sudah dijual oleh para tersangka sebanyak 60 unit baterai dari empat lokasi yang dicuri. Akibat pencurian itu Telkomsel mengalami kerugian sebesar Rp 240 juta.

"Atas perbuatan itu, keduanya terancam hukuman penjara selama sembilan tahun sesuai pasal 363 ayat 2 KUHPidana,"tegas Kapolres AKBP Bobby.

Sementara itu Manajer Network Service Telkomsel Aceh, Rommy Rinaldi, mengatakan mengapresiasi kinerja petugas kepolisian yang berhasil membekuk tersangka pencurian tower Telkomsel di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Di sisi lain, ia berharap seluruh masyarakat ikut menjaga keberadaan tower ini, apalagi baterai bagi tower BTS Telkomsel sangat penting. Jika dicuri, dampaknya bisa mengganggu jaringan, bahkan jaringan akan hilang bila baterai tower tidak ada.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500