Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat mengunjungi RS Polri Kramat Jati. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Penembakan Anggota PJR, Ipda Dodon Dimakamkan di Kampung Halaman

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 12:50:29 WIB

Kriminologi.id - Ipda Anumerta Dodon Kusdianto, anggota Patroli Jalan Raya atau PJR Polda Jawa Barat, akan dimakamkan di kampung halamannya, Cirebon, Jawa Barat. Korban meninggal setelah dirawat empat hari akibat penembakan di jalan Tol Kanci-Pejagan. 

"Almarhum Ipda Dodon akan dibawa ke rumah duka di Cirebon dengan alamat Desa Kebarepan Jalan Alpukat, Kecamatan Plumbon Cirebon, menggunakan mobil jenazah RS Kramatjati," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo, Selasa, 28 Agustus 2018.

Menurut Trunoyudo, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto beserta Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman, akan menghadiri pemakaman korban.

Sebelumnya Trunoyudo menyebut Dodon meninggal dunia Selasa, 28 Agustus 2018, sekitar pukul 09.35 WIB.

"Benar, kami berduka atas meninggalnya salah satu anggota PJR Polda Jabar yang menjadi korban penembakan Jumat lalu," katanya saat dikonfirmasi, Selasa, 28 Agustus 2018.

Dodon sebelumnya mendapat perawatan akibat luka tembak di Rumah Sakit Mitra Plumbon sejak Jumat, 24 Agustus 2018, malam. Dia kemudian dirujuk ke RS Polri Kramatjati karena kondisi yang kritis.

Dodon juga sempat menjalani operasi guna mengangkat serpihan proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya.

Ipda Dodon beserta Aiptu Widi menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Tol Kanci-Pejagan KM 223-400. Saat itu kedua korban melakukan patroli menuju arah Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB. 

Keduanya kemudian melihat tiga orang yang tengah duduk di tepi jalan tol. Kendaraan dinas Ditlantas PJR Polda Jabar yang dikemudikan korban kemudian menepi dan berhenti. Dodon kemudian turun dari kendaraan dan menegur tiga orang tersebut, namun dibalas dengan serangan tembakan.

Para pelaku yang belum diketahui identitasnya. Aksi penembakan OTK tersebut terjadi sekitar pukul 21.15 WIB. Aiptu Dodon pun mengalami luka tembak di bagian dada.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500