Ilustrasi penembakan. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Penembakan di Lobi Bank Ohio Tewaskan 4 Orang

Estimasi Baca:
Jumat, 7 Sep 2018 07:50:51 WIB

Kriminologi.id - Tiga warga tewas ditembak seorang pria di sebuah lobi bank di Cincinnati, sebuah pusat pemerintahan wilayah Hamilton County, Ohio, Amerika Serikat, Kamis, 6 September 2018. Dua warga lainnya yang juga tertembak mengalami luka.

Dilaporkan cincinnati.com, penembakan itu terjadi tepat setelah pukul 9 pagi waktu setempat di sebuah gedung berlantai 30 di kantor pusat perusahaan untuk bankir regional Fifth Third Bancorp. Selain itu, gedung tersebut juga dijadikan bisnis lainnya, seperti toko es krim, kue, dan sandwich.

Akibat peristiwa penembakan itu, bangunan bank tertutup untuk umum. sementara jalan-jalan dan trotoar yang biasanya penuh sesak ditutup oleh polisi.

Gilbane Building Company mengatakan, salah satu karyawannya yang bernama Richard Newcomer (64) tewas dalam penembakan itu. Kantor Koroner Hamilton County mengidentifikasi dua korban tewas lainnya yakni, Pruthvi Raj Kandepi (25) dan Luis Felipe Calderón (48).

Walikota Cincinnati John Cranley mengatakan pria bersenjata itu menembak korban yang tidak bersalah. Polisi kemudian mengidentifikasi tersangka itu sebagai Omar Enrique Perez yang berusia 29 tahun.

Kepala Polisi Eliot Isaac mengatakan penembakan itu terjadi pada Kamis pagi. Isaac mengatakan pria bersenjata itu kemudian memasuki lobi bank, di mana 3 hingga 4 petugas terlibat baku tembak dengan tersangka. Tidak jelas apakah pelaku menembak dirinya sendiri atau ditembak oleh petugas.

Para petugas menjawab dalam beberapa detik, kata Cranley, menambahkan bahwa penembakan itu "bisa saja jauh, jauh lebih buruk." Tidak ada petugas yang terluka, kata Isaac.

Sementara korban lainnya belum diidentifikasi. UC Health menulis di Twitter bahwa pusat medis telah menerima empat korban luka tembak. Dua dari korban tersebut meninggal, sementara satu orang berada dalam kondisi kritis dan seorang lainnya berada dalam kondisi serius.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500