Dok. Penembakan anggota Polisi di Tol Kanci-Penjagan (24/08/2018). Foto: Ist/Kriminologi.id

Penembakan Polisi di Tol Kanci, Kapolri: Pelaku Menantu Anggota JAD

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 14:30:55 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penembakan Ipda Dodon Kusdianto anggota Patroli Jalan Raya atau PJR Polda Jawa Barat di Jalan Tol Kanci-Pejagan adalah menantu salah satu anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah atau JAD.

"Pelaku menembak polisi karena balas dendam setelah mertuanya ditangkap. Mertua penembak itu merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah atau JAD yang dibekuk sebulan lalu," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 31 Agustus 2018.
 
Tito mengatakan dugaan motif aksi penembakan itu adalah balas dendam, setelah pihaknya menganalisa dan mengetahui bahwa sempat menangkap kerabat dari salah satu pelaku beberapa bulan lalu.

"Yaitu mertuanya ditangkap. Mertuanya juga anggota JAD ditangkap duluan sebulan yang lalu. Jadi mungkin dia balas dendam," ucap Tito Karnavian di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 31 Agustus 2018.

Tito menambahkan dari hasil analisa itu, polisi mengetahui identias pelaku yang juga teridentifikasi sebagai kelompok teroris JAD. 

"Kita sudah tau dia adalah anggota dari kelompok JAD. Kenapa dia melakukan itu motifnya pun sudah tahu," ujar Tito.

Seperti diberitakan dua anggota PJR Polda Jabar ditembak oleh tiga orang pelaku, saat bertugas di Jalan tol Kanci-Pajagan, Jumat, 24 Agustus 2018.

Kedua korban yakni Ipda Anumerta Dodon yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit Polri Kramat Jati akhirnya meninggal dunia Selasa, 28 Agustus 2018. Sedangkan rekannya yang juga menjadi korban Aiptu Widi masih menjalani perawatan di Rumah sakit.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500