Ilustrasi tenggelam. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Penemuan Mayat Atlet Voli Kabupaten Sukabumi di Perairan Sawarna Lebak

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 15:45:36 WIB

Kriminologi.id - Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad atlet voli yakni Dede Iqbal (19) yang hilang terbawa arus di sekitar Pantai Cikepuh, Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat. Dede ditemukan di perairan Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. 

"Korban ditemukan oleh Tim Satpol Air Binuangeun Banten dan Kantor SAR Basarnas Jakarta. Jarak dari lokasi hilang tenggelam hingga ditemukan pun cukup jauh sekitar 70 mil laut," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri, Senin, 3 September 2018.

Okih menjelaskan, korban terbawa arus setelah terpeleset saat hendak berpindah tempat ketika memancing bersama ayahnya di Pantai Cikepuh, Desa Mandrajaya, Kecamata Ciemas.

Ayah Dede tidak berhasil menyelamatkannya karena arus deras. Kondisi itu ditambah dengan adanya gelombang tinggi di perairan berkarang tersebut.

Ketika itu, tim SAR gabungan dari Kabupaten Sukabumi telah menerima laporan kecelakaan tersebut. Tim kemudian langsung mencari jasad korban. Namun, upaya ini tidak berhasil lantara cuaca yang tidak mendukung.

Hampir sepekan setelah kejadian, petugas Satpol Air Binuangeun yang sedang mencari warga Bogor terseret arus di Pantai Sawarna, kemudian menemukan jasad Dede Iqbal.

"Kami mendapat informasi dari Pol Air Binuangeun yang menyebutkan adanya jasad korban kecelakaan laut. Setelah diperiksa oleh keluarga korban, ternyata jasad itu benar merupakan Dede Iqbal dengan ciri-ciri masih menggunakan kaos tim voli," kata Okih.

Saat jasad tersebut ditemukan, kondisinya sudah rusak. Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Dede Iqbal (19) merupakan warga Kampung Batunamprak, RT 03, RW 09, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Saat ditemukan, kondisi korban saat ditemukan sudah tidak berbentuk seperti bagian muka sudah rusak dan mengeluarkan aroma tidak sedap karena tenggelam hampir sepekan.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500