Dok. Pintu Tol Sidoarjo. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pengendara Mobil Lempar Benda Mirip Bom, Tol Sidoarjo Ditutup

Estimasi Baca:
Jumat, 18 Mei 2018 14:33:45 WIB
Pihak kepolisian mengatakan, semua kendaraan segala jenis, tidak ada yang melintas, baik dari Surabaya menuju Sidoarjo, maupun Sidoarjo menuju Surabaya maupun Porong. 

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo mengambil langkah cepat dengan menutup pintu masuk dan keluar Tol Sidoarjo. Hal itu dilakukan setelah pihak kepolisian mendapat laporan adanya benda mirip bom yang dilemparkan seorang pengendara.

"Untuk sementara ditutup total," kata Waka Polresta Sidoarjo AKBP Pasma Royce, Jumat, 18 Mei 2018, seperti dilansir beritajatim.com.

Ia mengatakan, semua kendaraan segala jenis, tidak ada yang melintas, baik dari Surabaya menuju Sidoarjo, maupun Sidoarjo menuju Surabaya maupun Porong. 

Penutupan dilakukan tidka lama setelah petugas penjinak bom atau Tim Gegana Polda Jatim tiba di lokasi dan melakukan pendeteksian dan evakuasi barang.

"Penutupan akan dilakukan sampai barang mirip bom itu berhasil dievakuasi dan kondisi keadaan TKP normal tidak ada barang yang membahayakan lagi," ujarnya.

Sebuah benda mirip bom dilempar seorang pengendara di tol Sidoarjo. Foto: beritajatim.com
Sebuah benda mirip bom dilempar seorang pengendara di tol Sidoarjo. Foto: beritajatim.com

Sebelumnya, sebuah barang mirip bom tergeletak di gate 4 gerbang pintu masuk arah Surabaya. Berdasarkan informasi, barang mirip bom itu dibuat seseorang dari dalam mobil. Pengemudi mobil yang membuang barang itu masuk tol dari arah Surabaya.

Bambang Sundoro (37) sekuruti tol mendapat informasi pertama dari pengendara perempuan yang menaiki mobil Avanza. Menurut penuturan sang perempuan, ia melihat seseorang yang menaiki mobil sedan putih plat depan L membuang barang mirip bom.

Sang perempuan mengetahui hal itu karena posisi mobilnya tepat berada di belakang mobil terduga pelempar benda mirip bom tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, Bambang menemukan ada tiga rakitan pipa menempel jadi satu, baterai dan lampu sinyal. 

"Saya melihat langsung mirip bom. Makanya lansung saya laporkan ke petugas Senkom Jasa Marga Surabaya," kata Bambang.

KOMENTAR
500/500