Kasus pencurian spesialis rumah kosong saat rilis di Polda Metro Jaya (18/5/2918). Foto: Ist/Kriminologi.id

Penjahat Spesialis Rumah Kosong Dibekuk, 2 Bosnya Ditembak Mati

Estimasi Baca:
Jumat, 18 Mei 2018 18:37:40 WIB

Kriminologi.id - Tujuh pelaku kejahatan spesialis rumah kosong (rumsong) yang kerap beraksi di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang. Dua dari tujuh pelaku yang merupakan pimpinan komplotan tersebut ditembak mati karena melawan petugas.

"Mereka cari rumah yang memang kosong dan sepi. Langsung menggasak sepeda motor dan barang berharga lainnya tapi kebanyakan sepeda motor. Cara masuknya mencongkel pintu pakai obeng," kata  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yowono di RS Polri, Jumat, 18 Mei 2018.

Perampok rumsong

Argo mengatakan, untuk melancarkan aksinya ketujuh pelaku mempunyai peran masing-masing. RS  dan RD berperan sebagai pimpinan. Keduanya ini yagn ditembak mati petugas.

Sementara ST, SM, bertugas untuk masuk kedalam rumah atau eksekutor, sedangkan AS dan RI sebagai tim pemantau dan EG berperan sebagai penadah barang curian.

Argo mengatakan, komplotan pelaku spesialis rumah kosong asal Sumatera ini telah beraksi sebanyak 30 kali yang dilakukan dalam kurun waktu bulan April hingga bulan Mei 2018. 

"Ketika beraksi pelaku  selalu membawa senjata api dan senjata tajam. Senjata api belum digunakan, hanya untuk menakut-nakuti saja kalau ketahuan," kata Argo.

Penangkapan tujuh pelaku kejahatan rumsong ini bisa terungkap berkat adanya lima laporan yang diterima Polda Metro Jaya pada bulan April hingga bulan Mei 2018.

Pada Kamis, 17 Mei 2018, petugas mendapat kabar keberadaan para pelaku yang sedang berkumpul di rumah kontrakan di sebuah lokasi di Jakarta.

"Dari laporan tersebut kami lakukan penyelidikan, dan berhasil kami amankan tujuh pelaku, dua diantaranya kami berikan tembakan tegas dan terukur karena melawan petugas, saat dibawa ke RS Polri tidak bksa diselamatkan,"kata Argo.

Dari penangkapan tersebut kepolisian berhasil menyita 2 senjata api rakitan, golok, kampak kecil, kunci T, kunci obeng empat sepeda motor yang diduga hasil curian.

Akibat perbuatanya kelima pelaku yang masih hidup dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. RZ

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500