Iwan Adranacus pengendara mercy yang menabrak motor di Solo. Foto: Ist/Kriminologi.id

Percepat Kasus Iwan Adranacus, Pelimpahan ke Jaksa Pekan Depan

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 16:40:21 WIB

Kriminologi.id - Penyidik Polresta Surakarta yang menyelidiki kasus tabrakan maut yang menjerat pengusaha Iwan Adranacus segera dilimpahkan ke pengadilan. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli, di Solo, Kamis, 30 Agustus 2018.

Sebelumnya, penyidik telah melakukan rekonstruksi tabrakan maut tersebut. Ada 42 adegan yang direka ulang penyidik.

Menurut Fadli, dalam penanganan kasus kecelakaan tersebut, penyidik menargetkan untuk bisa melakukan pelimpahan tahap pertama ke Kejaksaan Negeri Surakarta pada pekan depan.

Fadli mengatakan, Eko Prasetio yang menjadi korban tewas dalam insiden maut yang terjadi di Jalan KS, Tubun Solo utu ditabrak dari belakang mobil Mercedes-Benz AD 888 QQ yang dikendarai oleh Iwan pada tanggal 22 Agustus 2018.

Hal tersebut, kata Fadli, dari hasil pemeriksaan para saksi di lokasi kejadian hingga rekonstruksi sudah selesai dilakukan. Menurut Fadli, penyidik kini tinggal mempercepat penyusunan berkas perkara tahap I untuk dilimpahkan ke Kejari.

"Penyidik bekerja ekstra untuk menyelesaikan berkas perkara kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal. Apabila berkas selesai segera dikirim ke Kejari Surakarta," kata Fadli.

Fadli juga mengatakan, tidak adaperubahan terkait pasal yang disangkakan terhadap Iwan Adranacus.

Pengusaha cat ternama di Kota Solo itu tetap dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau pasal 351 ayat 3 tentang Penganiayaan yang berakibat kematian dengan ancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasus yang menjerat Iwan Adranus bermula ketika ia yang mengendarai mobil Mercedes Benz dengan sengaja menabrak Eko Prasetio (28) hingga tewas pada Rabu, 22 Agustus 2018 siang.

Peristiwa itu menjadi ramai di media sosial yang menjadi perhatian kepolisian untuk bertindak profesional dan transparan.

Bahkan Kabareskrim Irjen Pol Arief Sulistyanto pun turun tangan memberi arahan ke penyidik untuk bekerja profesional dan mempercepat penanganan perkara.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500