Perda Diberlakukan, Peminum Miras di Sukabumi Bakal Didenda Rp 30 Juta

Estimasi Baca :

Ilustrasi bos miras yang diburu. Ilustrasi; Dwiangga Perwira/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi bos miras yang diburu. Ilustrasi; Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Pemerintah Daerah Sukabumi, Jawa Barat, memberlakukan Perda Larangan Minuman Beralkohol. Baik peminum atau penjualnya bakalmdikenakan sanksi denda puluhan juta hingga kurungan penjara.

Kriminologi.id - Pemerintah Daerah Sukabumi, Jawa Barat, bakal memberlakukan sanksi kepada peminum minuman keras atau miras dengan mendendanya maksimal sebanyak Rp 30 juta. Hal tersebut sebagaimana sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 13 tahun 2015 tentang Larangan Minuman Beralkohol.

“Sanksi ini sudah berlaku yang tujuannya untuk mengantisipasi penyakit masyarakat. Jika ada warga yang kedapatan mengonsumsi minuman keras tersebut, maka selain didenda juga bisa dipenjara selama tiga bulan," kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi, Sudrajat di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 17 April 2018.

Sementara itu, untuk penjual minuman keras tersebut sanksinya lebih berat yakni kurungan penjara selama enam bulan atau denda maksimal Rp 50 juta. Selain dikenakan sanksi perda, para penjual miras juiga bakal ditindak dengan cara disidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Sukabumi.

Untuk menekan peredaran minuman keras, kata Sudrajat, pihaknya secara rutin melaksanakan Operasi Yustisi Penertiban Minuman Beralkohol. Ini dilakukan untuk menegakkan perda dan juga memberantas peredaran miras di Sukabumi.

Sudrajat menjelaskan, lokasi yang menjadi sasaran pihaknya dalam melaksanakan operasi ini yakni warung jamu dan tempat-tempat atau kios yang disinyalir menjual minuman keras. Tetapi, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk berperan serta dalam pemberantasan salah satu penyakit masyarakat ini.

"Kami tidak segan menangkap menjatuhkan sanksi kepada pengkonsumsi maupun penjual minuman keras, karena dampaknya besar khususnya baik keamanan dan kesehatan warga," ujarnya.

Di sisi lain, Sudrajat mengatakan, berkaca pada kasus minuman keras oplosan yang merenggut banyak nyawa seperti di Kabupaten Sukabumi dan daerah lainnya, peredaran berbagai jenis minuman keras harus diberantas.

Sebab, salah satu pemicu terjadinya kasus kriminalitas adalah akibat mengonsumsi minuman keras. Bahkan tidak sedikit kasus penganiayaan hingga pembunuhan dikarenakan karena pelakunya mengonsumsi minuman haram tersebut.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Umum Perda Diberlakukan, Peminum Miras di Sukabumi Bakal Didenda Rp 30 Juta

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu