Dok. Pesawat PK-HVQ Dimonim Air. Foto: Facebook Dimonim Air

Pesawat Dimonim Air Diduga Menabrak Gunung Menuk, Warga Dengar Ledakan

Estimasi Baca:
Minggu, 12 Ags 2018 05:00:43 WIB

Kriminologi.id - Pesawat milik Dimonim Air dengan nomor penerbangan PK-HVQ yang hilang kontak di Oksibil, Papua diduga menabrak gunung. Hal itu diperkuat dengan keterangan warga yang mendegar suara dentuman di kawasan Gunung Menuk yang diikuti suara ledakan.

"Memang ada laporan masyarakat kampung Okatem, Distrik Serambakom yang mendengar suara pesawat terbang yang menuju ke arah gunung Menuk yang disusul bunyi ledakan," kata Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Michael, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Menurut Michael, laporan itu diterima oleh Kasat Intel Polres Pegunungan Bintang. Atas laporan tersebut, anggota kepolisian langsung mendatagani kawasan Serambakom untuk melakukan pengecekan.

Namun karena waktu sudah gelap dan cuaca tidak mendukung, pencarian tersebut dihentikan.

"Kami akan kembali melakukan pencaharian pada Minggu dan akan ke Gunung Menuk yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Serambakom," kata Michael.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Dimonim Air PK-HVQ yang hilang kontak itu sedang dalam penerbangan dari Tanah Merah menuju Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua.

Pesawat tersebut berangkat dari Tanah Merah, pada Sabtu, 11 Agustus 2018, pukul 13.42 WIT. 
Menurut jadwal, pesawat tersebut seharusnya telah tiba di Oksibil sekitar pukul 14.20 WIT.

Kontak terakhir pesawat itu dengan Tower Oksibil melaporkan posisi overhead di ketinggian 7.000 feet dan meminta untuk joining long final Runway 11.

Saat itu petugas air traffic-controller (ATC) di Tower Oksibil memberikan informasi cuaca dan kondisi runway use. 

Namun sesaat setelah posisi overhead tersebut, petugas ATC tidak berhasil melakukan komunikasi kembali dengan kru pesawat.

Berdasarkan manifes penerbangan, ada 9 orang di dalam pesawat perintis jenis Pilatus PC-6 Porter tersebut, yaitu 7 penunpang dan 2 kru pesawat.

Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500