Sebanyak 660 preman dan pelaku kejahatan lainnya ditangkap dalam operasi cipta kondisi Polda Kalbar, Foto: Ist/Kriminologi.id

Polda Kalbar Tangkap 660 Preman Jelang Asian Games

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 22:35:57 WIB

Kriminologi.id - Polda Kalimantan Barat menangkap 660 pelaku preman dan kejahatan jalanan. Penangkapan selama sebulan ini merupakan bentuk dari operasi cipta kondisi menjelang penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 yang bernama KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan).

"Dari seluruh pelaku yang di tangkap oleh jajaran kita dalam waktu satu bulan, ada 596 kegiatan dengan rincian sebanyak 508 orang dilakukan pembinanan dan 152 orang itu diproses," ujar Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono dalam rilis yang diterima Kriminologi.id di Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Terkait dengan pencurian kendaraan bermotor, Didi Haryono mengatakan, hampir setiap hari selalu ada laporan  masuk dari seluruh Polres di wilayah hukumnya. Untuk itu, pihaknya sudah memberikan tindakan tegas.

"Hampir setiap hari yang menghiasi media dan laporan para Kapolres ke kami yang selalu ada adalah curanmor dan narkoba yang sudah kami berikan tindakan tegas baik kepada bandar maupun pengedar," katanya.

Didi mengatakan, dari empat juta tiga ratus sekian penduduk Kalimantan Barat, jumlah tersangka ini hanya nol koma nol sekian persennya saja. 

Namun apabila tidak dilakukan penindakan hukum yang tegas, aksi mereka akan menggangu masyarakat lainnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan pihaknya telah memetakan jaringan kriminal di venue yang tersebar di empat provinsi demi keamanan Asian Games. Adapun lokasi venue itu tersebar di wilayah Jakarta, Sumatera Selatan, Banten dan Jawa Barat.

Keempat kejahatan tersebut merupakan kejahatan konvensional, seperti copet, jambret, begal, dan lain sebagainya. 

Di sisi lain, dalam dalam Operasi Cipta Kondisi selama ini, setidaknya 2.000 orang telah ditangkap, dan 700 orang ditahan.

Tito menjelaskan, selaian kejahatan konvesional, pengamanan terorisme merupakan salah satu prioritas. Dia menyebut polisi telah menangkap 242 terduga teroris pascaserangan di Surabaya, Jawa Timur.

Reporter: Marselinus Gual
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500