Polwan menjelaskan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pendampingan Dana Desa (Sipades) . Foto: Antara

Polda Sulteng Ancam Pecat Babinkamtibmas Terlibat Proyek Dana Desa

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 10:20:39 WIB

Kriminologi.id - Polda Sulawesi Tenggara mengancam bakal memecat anggotanya yang terbukti turut serta mengerjakan proyek yang dibiayai dari dana desa. Anggota Babinkamtibmas bertugas mengawal dana desa. Akan tetapi, proyek dari dana desa bukan tugas pokok anggota kepolisian.

Direktur Bimas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Erfan, mengatakan bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) di desa-desa sudah mengetahui yang harus dikerjakan. Bukan terlibat dalam proyek dana desa. 

“Bapak Kapolri menegaskan kepada jajaran bahwa anggota yang terlibat mengerjakan proyek di desa akan dipecat. Tugas pokok seorang anggota Polri sudah jelas dan bukan mengerjakan proyek di desa," kata Erfan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 30 Agustus 2018.

Menurutnya, tugas pokok yang harus dilakukan oleh seorang anggota polisi khususnya Babinkamtibmas adalah mengawal dan mendampingi pemerintah desa setempat dalam mengoptimalkan program pembangunan desa.

"Anggota polisi jangan silau atau tergiur dengan dana desa yang mencapai miliaran rupiah. Fokus pada tugas pokok sebagai penegak hukum, pengayom dan pelindung masyarakat. Pemerintah sudah memberikan perhatian serius keluarga polisi pada sisi peningkatan kesejahteraan," tutur Erfan.

Ervan mengatakan, anggaran desa yang bombastis cukup menggoda siapa pun. Namun diharapkan anggota polisi dapat profesional menjalankan tugasnya, sehingga sasaran dana desa untuk mewujudkan kesejahteraan dan menekan kimiskinan bisa tercapai.

"Sangat mungkin anggota di lapangan ditawarkan untuk terlibat pelaksanaan program pembangunan desa. Kalau keterlibatan menyumbangkan gagasan dalam hal program dan ikut menyelesaikan setiap kendala atau permasalahan di desa harus diapresiasi," katanya.

Polda Sultra, kata dia, sudah menggelar pelatihan kepada Babinkamtibmas tentang mekanisme kehadiran anggota polisi mengawal dana desa tersebut.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500