Dok. RS Metropolitan Medical Centre (RS MMC) Jakarta, Foto: Ist/ Kriminologi.id

Polisi Buru Wanita Berkerudung Bawa Duit Pasien RS MMC Rp 42 Juta

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 19:35:20 WIB

Kriminologi.id - Polisi menyelidiki wanita berkerudung yang diduga membawa kabur uang senilai Rp 42 juta milik keluarga pasien RS Metropolitan Medical Centre atau MMC Jakarta, Linda. Uang tersebut merupakan uang biaya perawatan kerabat Linda Denny, yang tengah koma akibat kecelakaan.

"Betul, diduga dia telah membawa kabur uang salah satu pasien di sana. Sekarang dari Polsek Setiabudi sedang menyelidikinya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Tamuntuan kepada Kriminologi.id di Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2018.

Menurut Stefanus, berdasarkan keterangan kerabat Linda, Novi Dian Wulansari, aksi wanita berkerudung tersebut terjadi pada Rabu, 29 Agustus 2018 pagi. Saat kejadian, Linda, Dian dan beberapa kerabat lainnya tengah duduk di depan ruang ICU RS MMC Jakarta.

"Korban dan keluarganya saat itu tengah menunggu adiknya, Denny, yang sedang dirawat dalam kondisi koma di RS MMC Jakarta akibat kecelakaan," ujar Stefanus.

Saat duduk depan ruang ICU MMC Jakarta, tiba-tiba pelaku mendekati dirinya dan mengaku sebagai orang tua dari Safi, salah satu teman Denny. Wanita itu mengajak ngobrol keluarga Novi yang sedang menunggu di depan ruang ICU MMC Jakarta.

Stefanus menjelaskan, pelaku berbincang dengan keluarga pasien dan bahkan mampu menyebutkan nama-nama anggota keluarganya.

Ketika suasana menjadi cair, pelaku kemudian menepuk pundak Dian, sepupu Novi dan meminta Dian menyerahkan tas milik Linda yang di dalamnya berisi uang Rp 42 juta.

"Uang tersebut berisi uang milik keluarga pasien. Setelah berhasil membawa tas milik korban, pelaku kemudian langsung berjalan dengan tergesa-gesa keluar dari gedung rumah sakit. Tapi sempat terekam CCTV di sana," kata Stefanus.

Stefanus menjelaskan, Polsek Setiabudi akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Rumah Sakit MMC Jakarta untuk mengusut kasus tersebut.

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500