Ilustrasi penodongan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Polisi Gadungan Rampas HP dan Dompet ABG di Galur, Modus Razia Narkoba

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 17:30:59 WIB

Kriminologi.id - Seorang remaja bernama Felik Taruk (18) menjadi korban pencurian dan kekerasan yang dilakukan polisi gadungan.

Ketiganya mengaku sebagai anggota kepolisian yang hendak memeriksa narkoba terhadap korban. Para pelaku tersebut diketahui bernama Dwinata Hendra, Yingki, dan Bily. 

"Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri meminta dan memaksa korban dengan menggunakan sajam untuk mengeluarkan dompet, alasannya pemeriksaan narkoba," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu saat dikonfirmasi, Selasa, 4 September 2018.

Roma menjelaskan, peristiwa itu terjadi di bawah jalan layang atau flyover Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Senin, 3 September 2018, siang hari.

Saat itu, korban sedang berjalan kaki dari arah Pasar Kemayoran. Sesampainya di TKP, ketiga pelaku langsung menghadang korban.

Ketiga pelaku meminta dengan paksa agar korban menyerahkan dompet dan sejumlah uang di dalamnya. Di bawah ancaman senjata tajam, korban pun menuruti permintaan para pelaku tersebut.

"Pelaku juga memaksa korban untuk mengeluarkan handphone-nya. Pelaku kemudian mengambil handphone milik korban. Setelah itu para korban menyuruh pelaku pergi," lanjut Roma.

Atas aksi tersebut, barang-barang milik korban yaitu satu dompet, tiga buah telepon selular merek Samsung J1 Ace, Xiaomi 4a, Nokia 302, serta uang tunai Rp 300.000 raib dibawa pelaku.

Beberapa saat kemudian, tidak jauh dari lokasi kejadian, ketiga pelaku diamankan polisi setempat. Ketiganya terjerat dengan Pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan. Ancaman kurungannya di atas lima tahun.

Reporter: Walda Marison
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500