Ilustrasi polisi gadungan. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Polisi Gadungan Sekap Pengemudi Ojek Online Dalam Mobil di Tangerang

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 15:05:13 WIB

Kriminologi.id - Tiga polisi gadungan menyekap Totok Sunarto, pengemudi ojek online dalam mobil dengan tangan terikat dan mata tertutup lakban. 

Totok yang mangkal di depan Hotel FM3 Kota Tangerang, Banten didatangi tiga orang yang mengaku polisi dan menudingnya sebagai pengedar narkoba. Belakangan ketiga pelaku begal ini menguras hartanya Totok.

Setelah itu, Totok dibuang di pinggir jalan tol dengan kondisi tangan dan mata tertutup. Sedangkan sepeda motornya tertinggal di pangkalan depan hotel FM3.  

Adapun isi tas Totok berisi dompet dan dua buah hanphone (Hp). Ketiga perampok itu bernama Dwi Andriansyah (24), Billy Darmawan (28) dan Andi Juan (33).

Aksi perampokan itu bermula saat Totok mangkal di depan hotel FM3, Kota Tangerang, pada Senin 25 Juni 2018. 

rilis perampok modus jadi polisi
Tiga polisi gadungan yang melakukan begal terhadap pengemudi ojek online

Tiba-tiba Totok dihampiri ketiga tersangka yang mengaku polisi dan langsung menangkapnya. Polisi gadungan itu menodongkan senjata sambil menuding dirinya adalah pengguna narkoba.

"Korban langsung ditangkap dan sebelumnya sempat di todong menggunakan airsoft gun," ucap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Selasa, 7 Agustus 2018.

Lantaran panik, Totok pun mengikuti permintaan para tersangka yang menyuruhnya masuk ke dalam mobil Daihatsu Xenia. Di dalam mobil, Totok mendapat penganiyaan bertubi-tubi dan dipaksa mengaku sebagai pengguna narkoba.

Totok sempat disekap dalam mobil dengan tangan terikat dan mata tertutup lakban ceokelat oleh para pelaku. Setelah itu, korban dibuang di pinggir jalan tol.

"Setelah diikat dan dianiaya, harta benda korban ini diambil oleh para pelaku. Setelah diambil korban diturunkan dengan keadaan mata dan tangan terikat di tol BSD kilometer 8," kata Ferdy.

Totok tak langsung mendapat pertolongan lantaran kondisi tol yang kala itu masih sepi. Totok harus menunggu hingga dini hari untuk mendapat pertolongan dari petugas tol yang tengah berpatroli.

Usai menolong Totok, seorang petugas bernama Rizki langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi. 

Polisi langsung menuju ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadia perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan para pelaku. 

Kemudian setelah menyelidiki akhirnya polisi berhasil menangkap ke tiga tersangka di beberapa lokasi yang berbeda di Pasar Minggu dan Bogor.

"Tersangka Dwi Ansriansyah kami tangkap di wilayah Pasar Minggu, tersangka Billy kami tangkap di Bekasi dan Ady ditangkap di Bogor," kata Ferdy.

Polisi terpaksa menembak tersangka yang berusaha melarikan diri. Kini, ketiganya telah mendekam dibalik jeruji besi dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500