Dok. Sapi. Foto: Unsplash,com

Polisi Gagalkan Pengiriman Puluhan Sapi Ilegal Antarpulau

Estimasi Baca:
Sabtu, 4 Ags 2018 08:05:43 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Sektor Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (Polsek KP3) Pantoloan menggagalkan pengiriman sapi ternak betina antarpulau di Pelabuhan Ferry Taipa, Palu dengan tujuan Pelabuhan Kariango, Balikpapan. Petugas mendapati puluhan sapi itu tidak tercantum dalam dokumen resmi. 

"Sekitar pukul 21.00 WITA telah dilakukan pemuatan sapi potong, dan memerintahkan unit intelijen untuk mendata kembali jumlah sapi yang masuk ke dalam kapal, baik itu jantan maupun betina," kata Kapolsek KP3 Pantoloan Ipda I Ketut Sugiarta. 

Ketika itu, kata Sugiarta, pihaknya sedang melakukan tugas rutin untuk melakukan pengawasan pelabuhan. Saat itu, bertepatan dengan kedatangan kapal KM Tuna dari Pelabuhan Kariango Balikpapan pada Selasa, 31 Juli 2018. Di kapal itu, terjadi pemuatan sapi potong dan pihaknya langsung memeriksa dokumen sapi-sapi tersebut.

Dari penyelidikan, jumlah sapi yang dimasukkan ke dalam kapal sebanyak 308 ekor, di antaranya 256 sapi jantan dan 52 ekor sapi betina. Sedangkan dari data yang ada di dokumen, jumlah sapi tertera 277 ekor, yaitu terdiri dari 256 ekor sapi jantan dan 21 ekor sapi betina. Dengan tidak adanya kesesuaian data, pihaknya meminta kepada petugas kapal untuk tidak memberangkatkan kapal tersebut.

"Kami menyampaikan kepada kapten kapal untuk menunda keberangkatannya, berhubung persoalan pemilik sapi belum memiliki dokumen yang sah," kata Sugiarta.

Ia menjelaskan, puluhan ekor sapi itu diduga ilegal dan tidak sesuai dengan dokumen izin pengiriman.

Pemilik sapi Ilham Ilyas yang dimintai dokumen asli, kata Sugiarta, tidak bisa menunjukkannya kepada petugas. Pemilik sapi tersebut mengaku tidak memegang dokumen asli, namun dokumen itu dipegang petugas karantina. Karena itu, pihaknya berkoordinasi dengan petugas setempat dan memanggil petugas karantina terkait izin yang dikeluarkan.

Wawan selaku petugas karantina, kata Sugiarta, menjelaskan telah ada surat izin yang sudah ditandatangani dengan jumlah sapi sebanyak 277 ekor.

"Kesimpulan ada kelebihan 31 ekor sapi betina, dan dikembalikan kepada pemiliknya," kata Sugiarta.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500