Polisi gerebek warung kopi penjaja prostitusi di Tangerang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Polisi Gerebek Warung Kopi di Tangerang, Ada Wanita Berpakaian Seksi

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 00:05:19 WIB

Kriminologi.id - Sebuah warung kopi di Jalan Raya Kukun Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang dijadikan tempat prostitusi. Kedok tersebut terbongkar setelah seringnya warga melihat wanita berpakaian seksi keluar masuk warung. 

"Dari laporan tersebut, petugas dari Polsek Rajeg langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," ujar Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif saat dikonfirmasi, Senin, 27 Agustus 2018 malam.

Informasi tersebut ternyata benar. Saat polis melakukan penggerebekan pada Senin, 27 Agustus 2018 pukul 02.00 WIB, polisi memergoki sepasang pria dan wanita berinisial E (34) dan K (30) sedang berduaan di dalam sebuah bilik.

"Keduanya terjaring razia operasi penyakit masyarakat yang menyasar dugaan praktik prostitusi," kata Sabilul.

Dalam penggerebekan tersebut, kepolisian menahan delapan orang yang sedang minum-minum keras, empat wanita dan empat pria yang sedang asik ngobrol dengan minuman keras di mejanya.

Polisi gerebek warung kopi penjaja prostitusi di Tangerang. Foto: Ist/Kriminologi.id
Polisi gerebek warung kopi penjaja prostitusi di Tangerang. Foto: Ist/Kriminologi.id

YR mengaku sudah membuka bisnis tersebut selama tiga bulan. YR mengambil wanita-wanita dari wilayah Pandeglang, Banten.

Kapolsek Rajeg, AKP Bambang Supeno mengatakan, para tuna sosial yang menjajakan cinta berkedok warung kopi tersebut mempunyai tarif sekitar Rp 200 ribu.

"Minimal Rp 200 ribu, kedoknya warung kopi di dalamnya ada wanita-wanita yang berpakaian seksi," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin, 27 Agustus 2018.

Menurut Bambang, praktik esek-esek yang berkedok warung kopi sudah berjalan selama tiga bulan. Untuk melayani tamunya warung dibuka mulai siang hingga waktu dini hari. 

"Dari depan kayak warung kopi saja. Jadi sudah buka dari siang. Sebenarnya isinya praktik prostitusi. Sekarang mereka sudah kami amankan di Polres," katanya.

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500