Dok. Shanda Puti. Foto: Ist/Kriminologi.id

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Shanda Puti, Wajah-Lokasi Terdeteksi

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 18:25:33 WIB

Kriminologi.id - Polrestabes Bandung masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswi Politeknik STT Tekstil Bandung, Shanda Puti Denata (23) usai menjadi korban begal di kawasan Jembatan Pasupati, Kota Bandung.

Polisi bahkan sudah mengidentifikasi para pelaku aksi begal yang dilakukan pada Kamis, 30 Agustus 2018 dini hari. 

"Dugaannya masih di wilayah kota Bandung," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana di Mapolestabes Bandung, Selasa, 4 September 2018.

Ia menyebutkan, pihaknya juga sudah mengamankan delapan CCTV terkait kasus tersebut.

"CCTV menyebutkan ada dua pelaku, tapi apakah mereka hanya dua dan itu masih didalami," ujarnya 

Saat ini, Yoris menambahkan, pendalaman dilakukan juga dengan menangkap pelaku begal di lokasi lain.

"Jadi ada beberapa pelaku begal di lokasi lain yang tertangkap seperti di Jalan Lodaya kemarin. Itu kita dalami, kenal dengan pelaku di Cikapayang atau tidak," katanya.

Untuk CCTV juga sudah diperluas gambarnya, agar bisa mengidentifikasi pelaku.

"Wajah pelaku kita masih dalami, kita optimistis pelaku bisa ketangkap mohon doanya saja," ujarnya.

Shanda Puti Denata menjadi korban begal di kawasan Jembatan Pasupati, Kota Bandung, Kamis, 30 Agustus 2018 dini hari. Ia meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Santo Borromeus Bandung.

Shanda bersama temannya EA, ketika kejadian sedang dibonceng oleh temannya yang mengendarai sepeda motor dari arah Cihampelas lewati Jembatan Pasupati pada Kamis, sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Saat itu, mereka hendak menuju kos-kosan rekannya di daerah Dipatiukur Kota Bandung. Sepeda motor Shanda dan temannya E dipepet oleh dua orang pengemudi sepeda motor lainnya. Dua orang tersebut mengambil tas hingga kemudian Shanda terjatuh ke jalan raya.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500