Lokasi pembunuhan di dalam sebuah rumah yang berada di Vila Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Polisi Kirim Sampel Kuku Korban Pembunuhan di Vila Kapuk Mas ke Lab

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 17:55:46 WIB

Kriminologi.id - Polisi mengirim sampel kuku dan darah korban ke laboratorium untuk mengungkap identitas pelaku pembunuhan terhadap Lim Tjui Hiong (66) di Penjaringan, Jakarta Utara. 

Hingga kini, polisi masih kesulitan untuk mengungkap dalang dari pembunuhan ini.   

"Kukunya, darahnya sudah dibawa ke lab (milk korban) untuk diperiksa," kata Kanit Reskrim Polres Penjaringan, Kompol Mustakim, kepada Kriminologi.id melalui sambungan teleponnya, Selasa, 31 Juli 2018.

Mustakim mengatakan, pemeriksaan terhadap jasad korban merupakan salah satu upaya polisi dalam penyelidikan.

Hingga kini, Mustakim menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil Puslabfor untuk menambah bukti-bukti baru terkait pembunuhan sadis di Vila Kapuk Mas, beberapa waktu lalu.

Dalam proses penyelidikan ini, Mustakim mengatakan, pihaknya menemui kendala dalam menemukan petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku.

Tidak hanya itu, hingga kini pihaknya juga belum bisa memastikan motif pelaku pembunuhan tersebut. Menurutnya, saat aksi penusukan itu terjadi, tidak ada barang-barang yang hilang dari rumah korban.

Hambatan lainnya, kata Mustakim, tidak adanya kamera pemantau atau CCTV. 

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/pembunuhan-di-penjaringan-foto-ist-kriminologi-id-1532620715.jpg

Mustakim pun membandingkan dengan kasus yang menimpa Herdi Sibolga, warga Penjaringan yang tewas karena tembakan oleh orang tak dikenal pada Jumat, 20 Juli 2018.

Pengungkapan kasus tersebut terbantu dengan keberadaan kamera CCTV di sana.

"Kalau yang penembakan kan itu ada petunjuk CCTV. Kalau ini kan enggak ada petunjuk, jadi agak sulit," lanjut Mustakim. Meski terhalang beberapa hambatan, pihaknya optimistis bahwa dalam waktu dekat kasus pembunuhan terhadap Lim Tjui Hiong akan terungkap.

Sebelumnya diberitakan, ibu empat orang anak yakni Lim Tjui Hiong (66) tewas dengan luka tusukan di ulu hati dan tangannya. Di saat yang bersamaan, pelaku juga menganiaya anak bungsu korban yakni Suhawi (33).

Ia ditusuk di bagian perut bagian kiri, pinggang kiri, dada kanan, dan bawah dagu. Kedua korban ditemukan bersimbah darah oleh sang suami korban seusai pulang dari warung kopi tak jauh dari rumahnya di Vila Kapuk Mas, Blok H5-15, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis, 26 Juli 2018. 

Suhawi, anak Lim Tjui Hiong berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. YH

Reporter: Walda Marison
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500