Dok. Shanda Puti. Foto: Ist/Kriminologi.id

Polisi: Pelaku Begal Shanda Puti Pemain Lama dan Penguasa Bandung Raya

Estimasi Baca:
Rabu, 5 Sep 2018 20:15:45 WIB

Kriminologi.id - Dua pelaku begal yang menewaskan Shanda Puti Denata, diamankan tim gabungan Polda Jabar dan Polrestabes Bandung, Selasa, 4 September 2018 malam kemarin.

Dari penangkapan pelaku begal yang beraksi Kamis, 30 Agustus 2018, terungkap Aminatus Sholihin dan Yonas Aditya merupakan pemain lama begal dengan sasaran hp, tas dan dompet.

"Kami dalami dari hasil cctv, mereka berdua sudah hafal jalan layang pasupati. Dari ciri mengambil barang dan caranya sudah kami ketahui," kata Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana, Rabu, 5 September 2018.

Umar menambahkan, para pelaku biasanya langsung menjual hp usai beraksi.

"Karena sasarannya hp, mereka langsung menjualnya ke lokasi pasar hp di jalan dan lokasi pasar tumpah yang ada penjual hpnya," ujarnya.

Selain itu, kelompok ini diduga punya nama lain saat beraksi membegal.

"Dua pelaku ini pelaku lama, hafal dan malang melintang di dunia begal. Mereka berdua sudah tahu titik jalan yang sepi, kapan beraksi dan berapa lama waktu beraksi," kata Umar.

Ia menjelaskan, hampir seluruh jalanan sepi di Bandung Raya (Kota bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat) pernah menjadi lokasi pelaku beraksi.

"Untuk pelaku curas spesialis HP cukup senior dua pelaku ini. Bahkan ada nama kelompoknya, dan masih kami dalami," ujar Umar.

Aksi terakhir, saat membegal Shanda Puti, merupakan aksi yang direncanakan.

"Jadi mereka berdua menunggu korban yang melintas jalan layang, hampir lama sampai dua jam sejak jam dua sampai jam 4 baru ada yang melintas satu motor dan mereka langsung beraksi," katanya.

Kini pihak Ditreskrimum Polda Jabar masih mendalami, kapan terakhir kedua pelaku keluar dari penjara.

"Residivis ya, hanya saja untuk memastikam kedua pelaku kapan keluar terakhir dari Lapas atau Rutan masih kita tunggu berkasnya," ujar Umar.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500