Ilustrasi penembakan Foto: Pixabay.com

Polisi Tembak Kaki Penjambret yang Beraksi di Stasiun Klender Baru

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Jul 2018 21:15:22 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penjambret telepon selular di depan Stasiun Klender Baru, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur harus merasakan timah panas bersarang di kakinya dari Unit Reserse Kriminal Polsek Cakung. Pulung Siska Purba (49) salah satu pelaku penjambretan nekat merampas telepon selular milik Adi Junairdi yang sedang menunggu kereta di lokasi tersebut.

"Pelaku terpaksa dilumpuhkan," kata Kanit Reskrim Polsek Cakung, Ajun Komisaris Polisi Tom Sirait melalui pesan singkatnya kepada Kriminologi.id, pada Kamis, 12 Juli 2018.

Peristiwa penjambretan itu terjadi pada pagi tadi ketika korban sedang menunggu kereta di Stasiun Klender Baru yang mengarah ke stasiun Jakarta Kota. Ketika itu, korban sedang memegang telepon genggamnya.

Saat asyik bermain telepon selularnya, tiba-tiba dua orang datang ke arah korban dan salah satu orang tersebut langsung merampas alat komunikasi itu dari tangan korban. Ia menarik paksa hingga telepon selular miliknya berpindah tangan. Usai melakukan aksi perampasan itu, kedua pelaku melarikan diri menyeberangi rel kereta.

Melihat kedua pelaku lari, kemudian korban berteriak jambret. Teriakan korban didengar anggota Buser Polsek Cakung yang ketika itu berjaga di Stasiun Klender Baru.

Anggota buser tersebut bersama dengan petugas keamanan stasiun Klender Baru langsung mengejar kedua pelaku. Mereka sempat memberi peringatan, namun kedua pelaku tidak mengindahkan peringatan dari para petugas.

Tak butuh waktu lama, anggota Buser lalu melumpuhkan pelarian salah satu penjambret yakni Pulung Siska Purba di bagian kaki kanannya. Ia dan rekannya mencoba melarikan diri dari kejaran petugas. Kini, kasus penjambretan terhadap penumpang kereta api itu sudah ditangani Polres Metro Jakarta Timur.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti berupa telepon selular milik korban seharga Rp 2,7 juta. Petugas menjerat pelaku menggunakan Pasal 363 KUHP dengan pemberatan tentang pencurian, ancaman hukumannya 5 tahun penjara. YH

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500