Kondisi polisi yang ditabrak pengendara motor di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Polisi Terkapar Ditabrak Pemotor, Kaki dan Tangan Patah

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 16:07:19 WIB

Kriminologi.id - Bripka Amir Choirudin, anggota Kompi II Satuan Gatur (Gerakan Pengatur) Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menderita luka berat lantaran ditabrak pengendara sepeda motor di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Kecelakan yang tepat terjadi di depan Istana Negara itu, bermula saat Bripka Amir tengah mengendarai kendaraan dinas jenis sepeda motor dari arah traffick light Harmoni menuju istana negara, pada Minggu, 9 Sepetember 2018.

Namun, laju kendaraan Bripka Amir sempat terhenti saat tiba di traffick light istana Negara lantaran rambu lalu lintas menunjukan tanda berhenti. Setelah menunggu beberapa saat, Bripka Amin pun memacu kendaraannya lantaran rambu lalu lintas telah menunjukan lampu hijau.

Akan tetapi, di saat itulah seorang pengendara motor Yamaha Mio dengan nopol B 3692 EXH bernama Abdul Basit menerobos rambu lalu lintas dan menabrak Bripka Amir. Akibat kejadian itu, Bripka Amir mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. 

"Yang bersangkutan (Bripka Amir) mengalami luka berat ya, kaki kanan dan tangan kiri patah. Sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit," ucap Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf kepada Kriminologi.id dalam keterangannya, Senin, 10 September 2018.

Sementara, saat disinggung mengenai sosok Abdul Basit yang diduga menerobos rambu lalu lintas, Yusuf enggan berkomentar terkait hal itu. Ia hanya menyebut kasus itu telah ditangani pihaknya dan murni kecelakaan kendaran bermotor.

"Sudah kami tangani, barang bukti berupa motor milik Abdul sudah kami amankan," kata Yusuf.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500