Jenazah Brigadir Sanusi yang tewas terkena peluru nyasar, Foto: RRI.co.id

Polisi Tewas Terkena Peluru Nyasar Tembakan Kapolsek Sampoabalo

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 19:15:01 WIB

Kriminologi.id - Seorang anggota yang bertugas di Polsek Sampoabalo, Polres Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigadir Sanusi tewas setelah peluru nyasar mengenai bagian kepalanya. Brigadir Sanusi tewas diduga setelah pimpinannya, Kapolsek Sampoabalo Iptu Suwoto mengeluarkan tembakan peringatan saat membubarkan keributan siswa.

Awalnya, sekitar pukul 07.30 Wita bertempat di jalan Poros Lasalimu Pasarwajo tepatnya di jalan masuk SMAN 2 Siotapina, terjadi keributan antara siswa dari Desa Sampoabalo dan Desa Gunung Jaya.

Kapolsek Sampoabalo Iptu Suwoto bersama lima anggotanya saat itu dalam perjalanan menuju SMPN 7 Siotapina. Namun, karena melihat keributan di simpangan jalan menuju SMAN 2 Siotapina, Iptu Suwoto bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan keributan antara siswa tersebut.

Di tempat kejadian, Iptu Suwoto mengeluarkan senjata untuk memberikan tembakan peringatan. Namun tanpa disengaja senjata yang dipegangnya tersebut mengeluarkan peluru yang kemudian diduga mengenai Brigadir Sanusi.

"Itu tadi mungkin karena gugup saat mengeluarkan tembakan peringatan. Dan tembakan peringatan tersebut berefek pada benda keras, sehingga mengenai anggota kita," ujar Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto, Selasa, 31 Juli 2018, seperti dilansir RRI.co.id.

Iriyanto menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Tembakan peringatan yang dikeluarkan Kapolsek Sampoabalo sebetulnya untuk menarik perhatian agar tidak ada perkelahian antarpelajar.

"Namun tembakannya itu mungkin mengenai benda keras sehingga mengenai anggota Polsek kita," ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah mendalami benda keras apa yang menyebabkan peluru dari senpi milik Kapolsek mengenai anggotanya.

Setelah kejadian, Brigpol Sanusi langsung dilariakan ke Puskesmas Siontapina untuk mendapatkan perawatan medis, kemudian dirujuk ke RS Pasarwajo, namun nyawa Brigpol Sanusi sudah tidak terselamatkan.

Sebelum dipulangkan ke Rumah duka yang beralamat di Kelurahan Lipu Kota Baubau, sekita pukul 13.30 Wita, bersama tim dari Polda Sultra korban sempat melakukan foto rontgen di RS Siloam Kota Baubau.

Hingga berita ini diturunkan, anggota keluarga bersama anggota kepolisian Polda Sultra, Polres Buton dan Polres Baubau tengah mempersiapkan upacara pemakaman. 
 

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500