Gambar penganiayaan. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Prajurit TNI Dianiaya di Garut, 6 Anggota Ormas Pagar Jadi Tersangka

Estimasi Baca:
Kamis, 17 Mei 2018 16:45:46 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Garut menetapkan enam orang tersangka kasus penganiayaan prajurit TNI AD anggota Korem 062 Tarumanagara. Semua tersangka merupakan anggota Ormas Persatuan Gangguan Anti Regional (Pagar).

"Sekarang sudah tambah enam orang (tersangka)," kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna di Garut, Kamis, 17 Mei 2018.

Budi menuturkan, pada tahapan pertama pihak kepolisian memang baru menetapkan empat orang sebagai tersangka. Namun dalam perkembangan selanjutnya bertambah menjadi enam tersangka.

Dalam pemeriksaan itu pula terungkap para pelaku adalah anggota Ormas Pagar yang semuanya ditahan untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.

"Ya masih organisasi yang sama, semuanya ditahan," kata Budi.

Budi mengungkapkan, kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Garut karena diduga masih ada pelaku lainnya.

Kepolisian masih akan terus mencari pelaku-pelaku lainnya untuk ditetapkan tersangka. Menurut saksi-saksi yang diperiksa, pelaku penganiayaan jumlahnya banyak.

"Dicari dulu, ada kemungkinan bertambah, jumlahnya banyak," katanya.

Sebelumnya, korban penganiayaan itu yaitu Kopda Raden Gunawan yang mengendarai sepeda motor hendak membeli buah-buahan di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, pada Minggu malam, 6 Mei 2018. Ia tiba-tiba dihampiri beberapa orang yang mengendarai roda empat.

Orang tak dikenal itu kemudian menganiaya korban di sekitar areal parkir Mini Market Indomart, bahkan ada salah seorang diduga menodongkan senjata api .

Para pelaku lalu melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat, dan meninggalkan korban dengan kondisi luka lebam di bagian muka. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Peristiwa itu langsung mendapatkan penanganan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Garut dan berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga menganiaya prajurit.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500