Mobil mewah Mercedez Benz AD 888 QQ milik Iwan Adranacus, Foto: Facebook Muhammad Bandi

Rekonstruksi 42 Adegan Kasus Iwan Adranacus, Bermula Cekcok di Jalan

Estimasi Baca:
Rabu, 29 Ags 2018 13:40:40 WIB

Kriminologi.id - Polresta Surakarta melakukan rekonstruksi kasus tewasnya Eko Prasetio, pengemudi motor yang  ditabrak oleh mobil yang dikendarai pengusaha Iwan Adranacus. Rekonstruksi dilakukan penyidik Polresta Surakarta di lokasi terjadinya tabrakan yaitu di Jalan KS Tubun, Solo, Rabu, 29 Agustus 2018.

Dalam rekonstruksi itu, penyidik melakukan reka ulang sebanyak 42 adegan yang menggambarkan tahapan insiden maut itu dengan menghadirkan beberapa saksi yang melihat kejadian. 

Iwan Adranacus

Penyidik tidak menggunakan mobil Mercedez Benz milik Iwan Adranacus yang digunakan untuk menabrak korban. Mobil digantikan mobil sedan lain yang juga berwarna gelap.

Begitupun dengan Iwan Adranacus, meski dihadirkan dalam rekonstruksi namun pengusaha cat itu hanya duduk di dalam mobil.

Dalam rekonstruksi itu, adegan dimulai dengan percekcokan antara Iwan dengan korban yang terjadi di lampu merah Jalan RM Said.

Setelah itu, adegan berlanjut saat Iwan dengan sengaja mengejar korban dan menabrakkan mobil mewahnya itu dari belakang hingga korban terjatuh dari motor dan tewas seketika.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo kepada wartawan usai rekonstruksi mengatakan, jumlah 42 adegan yang dilakukan penyidik secara umum hampir sama dengan materi penyelidikan yang dilakukan penyidik.

Selain itu, kata Ribut, rekonstruksi ini juga dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Surakarta untuk meyakini tim jaksa dengan pasal-pasal yang digunakan penyidik untuk menjerat tersangka.

Kasus yang menjerat Iwan Adranus bermula ketika ia yang mengendarai mobil Mercedes Benz dengan sengaja menabrak Eko Prasetio (28) hingga tewas pada Rabu, 22 Gustus 2018 siang.

Peristiwa itu menjadi ramai di media sosial yang menjadi perhatian kepolisian untuk bertindak profesional dan transparan.

Bahkan Kabareskrim Irjen Pol Arief Sulistyanto sampai turun tangan dengan memberikan arahan kepada penyidik kasus ini untuk berkerja cepat dan transparan demi menjaga kondusifitas Kota Solo.

Iwan telah ditetapkan menjadi tersangka dan mendekam di Mapolres Surakarta. Pria 40 tahun itu dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan tewasnya seseorang.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500