Ilustrasi kebakaran. Foto: Pixabay.com

Rumah Keluarga Juragan Ikan Terbakar, 6 Orang Tewas

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 10:10:49 WIB

Kriminologi.id - Enam orang yang merupakan satu keluarga, tewas setelah terjebak kebakaran selama 1 jam di rumahnya di Jalan Tinumbu lorong 166 B, Tallo, Makassar, Sulawasi Selatan, Senin pukul 03.15 WITA. Salah satu anggota keluarga yang dikenal sebagai juragan ikan itu tak tertolong karena pintu pagar besi rumah terkunci.

Korban yang tewas tersebut terdiri atas tiga laki-laki dan tiga perempuan. Mereka merupakan kakek, nenek, anak, dan cucu yang masing-masing bernama Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifa (30), Fahril (22), Namira (19), dan Hijas (2,5).

Menurut keterangan warga sekitar, Subuh itu sempat terdengar suara meminta tolong, bahkan almarhum Fahril yang disapa akrab Desta itu berusaha keluar dari rumahnya. Namun kunci pagar besi rumahnya tidak diketahui.

Korban yang panik dan terus mencari tempat aman karena kobaran api sangat besar sehingga tidak mampu berbuat banyak. Desta akhirnya meninggal dunia.

Sementara sumber api diduga akibat korsleting dari tiang listrik yang berada di depan rumah. Api kemudian merambat masuk ke dalam rumah korban.

Api mulai membesar dan terus melalap rumah korban, selanjutnya menyambar ke rumah tetangga satu sebelah kiri dan tiga di sebelah kanan.

Rumah tersebut diketahui menyimpan kardus penyimpan ikan dan material mudah terbakar. Pemilik rumah merupakan salah satu juragan ikan di Pelabuhan Paotere, sedangkan rumah tentangganya sebelah kanan membuka usaha butik. 

Api berhasil dikuasai pada pukul 05.00 WITA. Tim pemadam menemukan dua jenazah di lantai dasar yang berdekatan dengan kamar mandi dalam posisi tengkurap. 

Tim pemadam bersama anggota polisi menemukan lagi tiga korban lainnya setelah dilakukan pencarian berada di lantai dua. Jasad Desta ditemukan terakhir di lantai dasar tertimbun reruntuhan.

Selanjutnya para korban dievakuasi dengan kantong mayat lalu dibawa ke rumah sakit terdekat oleh mobil patroli polisi. Kapolsek Tallo Kompol Amrin menyebutkan jumlah korban ada enam orang.

"Semua korban dibawa ke rumah sakit, sementara tim Inafis masih akan menyelidiki penyebab dari kebakaran itu," kata Amrin di tempat kejadian perkara. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500