Rumah Kapitra Ampera di Jalan Tebet Dalam Timur 8, Jakarta Selatan. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Saksi: Pelempar Molotov ke Rumah Kapitra Kabur ke Arah Cawang

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 15:45:28 WIB

Kriminologi.id - Seorang pegawai depot pengisian air minum di seberang rumah Kapitra Ampera, di Jalan Tebet Timur Dalam VIII, mengaku melihat dua pelaku pelemparan molotov. Terduga pelaku melarikan diri ke arah Cawang.

Kriminologi.id bertemu dengan Latief, Selasa, 7 Agustus 2018, yang sedang menjaga depot air minum di seberang rumah mantan pengacara Rizieq Shihab tersebut. Latief mengaku mendengar cerita pelemparan itu dari rekannya yang saat itu sedang bertugas.

Latief menjelaskan, pada waktu kejadian tersebut, Rama yang merupakan rekan kerjanya sempat melihat dua sepeda motor menuju ke arah selatan meninggalkan rumah Kapitra usai pelemparan.

"Pas kejadian depot kaki emang belum tutup, karena masih jam 7 malam, depot tutupnya pas mau jam 9. Temen saya yang pas jaga kemarin, bang Rama, katanya sih dia sempet denger ada kayak suara petasan,” ujar Latief kepada Kriminologi.id.

Menurut Latief, Rama mengaku tidak mengetahui sosok pelempar molotov tersebut karena sedang mengisi air. Namun usai mengisi air tersebut, Rama melihat dua sepeda motor.

“Pas abis ngisi dia coba nengok, keliatan ada 2 motor, 1 motor isinya 2 orang, ke arah Cawang sana, ninggalin rumahnya pak Kapitra. Kalau mukanya dia engga liat langsung soalnya pake helm," tutur Latief.

Sebelumnya pihak kepolisian menyatakan terduga pelaku pelemparan molotov sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah Kapitra. Kedua pelaku mengendarai sepeda motor, namun wajah kedua pelaku tersebut tak terlihat jelas. 

Selain itu pihak kepolisian juga kesulitan mengidentifikasi jenis sepeda motor yang digunakan karena pencahayaan di sekitar rumah Kapitra sangat terang dan membuat hasil rekaman CCTV kurang jelas karena terhalang cahaya.

Sebelumnya diberitakan, rumah Kapitra Ampera di Jalan Tebet Timur Dalam VIII, Nomor 16, Tebet, Jakarta Selatan menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Senin, 6 Agustus 2018, sekitar pukul 18.15 WIB.

Pelemparan bom molotov itu terjadi saat Kapitra tak berada di rumah karena sedang melaksanakan salat Isya di musala Al Itihad. Pihak keluarga yang berada di dalam rumah kemudian memberitahukan kepada Kapitra terkait pelemparan itu. Kapitra lalu melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tebet. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500