Masjid di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara roboh dan diduga menimbun belasan jamaah yang melakasanakan shalat Isya. Foto: @Sutopo_PN/Twitter

Satu Jenazah Korban Gempa Masih Tertindih Pilar Masjid di Lombok Utara

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Ags 2018 10:00:02 WIB

Kriminologi.id - Satu jenazah korban gempa bumi masih tertindih pilar masjid di Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. 

Tim evakuasi kembali melanjutkan jenazah yang tertindih pilar masjid di Karang Pangsor, Rabu, 8 Agustus 2018 kembali dilanjutkan.

Tim evakuasi telah berupaya maksimal untuk mengangkat jenazah yang tertindih bangunan pilar menggunakan alat bantu penerangan dari mesin jenset hingga Selasa, 7 Agustus 2018 malam. 

"Karena kondisi masih sama (jenazah tertindih pilar masjid), mulai Rabu pagi, kita sudah lanjutkan untuk evakuasinya," kata Ida Bagus Ngurah, Koordinator evakuasi dari Basarnas Mataram yang ditemui Antara di Pemenang, Rabu, 8 Agustus 2018.

Tim evakuasi gabungan dengan bantuan alat berat ekskavator berhasil menemukan satu jenazah yang masih terjebak di bawah pilar masjid pada Selasa malam, ba'da magrib.

Upaya evakuasinya sempat dilanjutkan hingga pukul 20.00 Wita, dengan dibantu alat penerangan lampu dari mesin genset.

Tim evakuasi gabungan mengandalkan alat berat ekskavator untuk memindahkan pilar yang menimpa jenazah.

Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, jenazah yang tertindih pilar Masjid Jami'ul Jama'ah belum juga dapat dievakuasi.

Sementara itu, sampai saat ini BNPB telah merilis 108 warga yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 SR pada Minggu, 5 Agustus 2018. 

Namun jumlah korban meninggal pascagempa bumi diprediksikan akan terus bertambah karena diperkirakan masih banyak korban yang terjebak dalam reruntuhan bangunan.

Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500