Jembatan Babat Widang amburk. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sebelum Jembatan Widang Ambruk, Warga Dengar Suara Keras

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Apr 2018 17:30:10 WIB

Kriminologi.id - Sebelum jembatan Widang di Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur, ambruk warga mendengar suara jembatan berderak keras. Usai suara itu, tiga truk langsung terjungkal dan masuk ke Bengawan Solo. Hingga kini pihak kepolisian berusaha mendatangkankan crane untuk mengevakuasi tiga truk yang masuk ke sungai tersebut.

"Satu-satunya cara untuk mengevakuasi tiga truk yang tercebur di Bengawan Solo dengan memanfaatkan crane," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono, di lokasi jembatan Widang, Selasa, 17 April 2018.

Menurut Joko, dari hasil koordinasi dengan Polres, crane yang dibutuhkan untuk mengevakuasi tiga truk harus memiliki kemampuan mengangkat beban seberat 200 ton.

"PT Semen Gresik Tuban memiliki crane, tetapi kemampuannya hanya 70 ton," ujarnya.

Joko juga menjelaskan, dari informasi petugas yang diterjunka ke sungai tersebut, mengatakan bahwa jembatan yang patah itu masih terus bergerak ke bawah.

"Jembatan masih bergerak jadi berbahaya kalau kita mencari korban dengan menyelam," katanya.

Sementara itu, Kanit Reskim Polsek Widang Ipda Ramlih, mengatakan jembatan Widang bagian barat yang digunakan untuk menyeberangi Bengawan Solo, patah Selasa, 17 April 2018, sekitar pukul 10.15 WIB.

"Suara jembatan berderak keras, kemudian tiga truk terjungkal masuk Bengawan Solo, sedangkan dua pengendara sepeda motor yang sekarang diamankan di Polsek selamat, tetapi sempat pingsan," ucap Ramlih yang memintai keterangan dua korban itu.

Jembatan Widang merupakan jembatan penghubung Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Dari data yang diperoleh ketika jembatan patah, dua pengendara sepeda motor dengan nomor polisi L-3466-DJ yang selamat yaitu Ubaidillah Maksum warga Desa Rembes, Kecamatan Palang, Tuban dan Afifudin (20) warga Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Tuban.

Selain itu, pengemudi truk dengan nomor pol S-8569-UE atas nama Samsul Arif (52), asal Trowulan, Mojokerto, menderita luka-luka.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500