Kecelakaan bus karyawan dealer PT Catur Putra Group Bogor. Foto: Facebook Fatah

Selain KIR Kedaluwarsa, Bus Maut Sukabumi Diduga Alami Rem Blong

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 06:30:05 WIB

Kriminologi.id - Uji kendaraan bermotor  atau KIR milik Bus Jakarta Wisata Transport yang terjun ke jurang hingga menewaskan 21 orang di Sukabumi, kedaluwarsa. Selain itu menurut pengakuan penumpang rem bus tidak berfungsi atau blong saat melewati jalan tersebut

"Dari hasil penyelidikan dan pencarian barang bukti anggota kami menemukan kaleng uji KIR bus tersebut. Ternyata KIR terakhir bus ini pada 2016 berarti sudah melampaui masa berlakunya atau kedaluwarsa," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi di Sukabumi, Minggu, 9 September 2018.

Menurut Nasriadi, KIR setiap kendaraan khususnya angkutan umum wajib dilakukan secara rutin. Uji tersebut untuk mengetahui kelaikan kendaraan. Perusahaan otomotif (PO) bus ini, menurutnya mengabaikan keselamatan penumpang.

Dia menjelaskan, uji KIR tidak boleh diabaikan sama sekali karena bisa diketahui saat dalam pengujian kondisi angkutan umum apakah perlu adanya perbaikan atau tidak. Temuan-temuan ini nantinya akan dianalisa oleh tim sehingga bisa diketahui penyebabnya.

"Kami masih menganalisas dan bangkai bus pun sudah diangkat sehingga dalam waktu dekat diharapkan penyebab utama kecelakaan maut di Desa/Kecamatan Cikidang yang mengakibatkan 21 orang tewas dan belasan lainnya luka-luka bisa terungkap," tambahnya.

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang korban selamat Pendi, sejak berangkat dari Bogor bus dikendarai dengan kecepatan tinggi. 

Selain itu, saat bus hilang kendali sebelum terjun ke jurang, sopir bus berusaha menginjak rem tetapi diduga tidak berfungsi, akhirnya saat di letter S bus tersebut masuk ke jurang.

"Saya merasakan bus seperti terbang dan semua penumpang berteriak histeris dan sadar-sadar saya sudah ada di rumah sakit," kata Pendi.

Diberitakan sebelumnya, jumlah korban tewas kecelakaan bus pariwisata yang terperosok ke dalam jurang di Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat menurut catatan kepolisian, mencapai 21 orang.

Rombongan bus yang mengangkut puluhan karyawan dealer motor Honda PT Catur Putra Group Bogor. Mereka berencana akan berwisata ke lokasi arung jeram di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan empat minibus. 

Namun, bus yang paling belakang dengan nopol B 7025 SAG dan mengangkut 31 orang dan 2 awak bus terperosok ke dalam jurang sedalam 25 meter.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500