Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah) saat rilis kasus pembunuhan nenek Jeane saat rilis di Mapolda Metro Jaya (26/7/2018). Foto: Rizky Adytia Kriminologi.id

Sindikat Penipuan Mengaku Raja Minyak Singapura Tipu Wanita Rp 1,3 M

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 16:55:14 WIB

Kriminologi.id - Sindikat penipuan dengan modus hipnotis dibekuk tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaya. Sindikat penipuan itu juga mengaku sebagai raja minyak Singapura.

"Pelaku berinisial DD yang mengaku Warga Singapura ditangkap di Bandara Husein Sastranegara Bandung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat, 3 Agustus 2018. 

Ia mengungkapkan, para tersangka berinisial DD, TS dan MH dengan barang bukti satu lembar cek Bank Permata senilai Rp 1,3 miliar dan satu berkas sertifikat hak milik.

Pengungkapan kejahatan modus hipnotis itu dilakukan berdasarkan laporan korban bernama Hannah (60) ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan Laporan Polisi: LP/1301/VII/2018/RJS.

Berdasarkan informasi, tersangka DD menyamar sebagai orang kaya dan raja minyak asal Singapura yang menanyakan alamat untuk membagikan dolar kepada Hannah.

MH berperan sebagai orang yang bijak dan alim kemudian muncul saat DD menanyakan alamat dan meyakinkan Hannah untuk menukarkan dolar. Tersangka TS mengaku pegawai BRI yang mengemudikan kendaraan melintasi lokasi kemudian mengajak korban menarik uang tunai di bank.

Para tersangka beraksi menghipnotis Hannah saat berada dalam satu mobil untuk menarik uang tunai di bank.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan menduga para tersangka telah menipu sejumlah korban dengan berbagai cara. Stefanus menuturkan polisi masih memburu tersangka lain dan menerima beberapa laporan dari korban penipuan hipnotis itu.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500