Ilustrasi truk tabrak motor, Foto: Istimewa

Sopir Ambulans Tabrak 3 Preman, Kesal Dipalak Saat Antar Jenazah

Estimasi Baca:
Kamis, 13 Sep 2018 15:10:33 WIB

Kriminologi.id - Dua sopir ambulans berinisial A dan Af ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan, usai menabrak Taufik Hidayat (33) dan Royal (19) hingga tewas di Jalan Sawahan Dalam, Padang Timur, Padang, Sumatera Barat pada Senin, 10 September 2018 sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku menabrak dua korban dan seorang pria lainnya karena kesal lantaran kerap dipalak saat menghantar jeazah dari rumah sakit.

"Usai melakukan perbuatannya tersangka kabur dan ditangkap sebelum perbatasan Sumbar dengan Bengkulu, tepatnya di Inderapura, Pesisir Selatan pada Selasa (11/9) sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Yulmar Try Himawan, ketika memberikan keterangan pers, di Mapolresta Padang, Kamis.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati, juncto pasal 338 KUHP.

Selain A dan Af, ada satu tersangka lainnya dalam peristiwa itu yaitu C, namun dia masih menjadi buronan polisi sampai saat ini.

Berdasarkan pemeriksaan kedua tersangka diketahui, pemicu peristiwa lantaran ketiga tersangka kesal karena sering dimintai uang setiap ambulans mengantarkan jenazah dari rumah sakit.

"Tersangka mengaku setiap mengantar jenazah sering dimintai uang oleh korban berkisar Rp 50.000, karena terlalu sering akhirnya tersangka kesal," katanya lagi.

Kemudian pada Senin sebelum peristiwa penabrakan, korban yang berboncengan dengan motor matic warna hitam memukul kaca ambulans yang dikendarai tersangka hingga retak. Tidak bisa menahan emosi, ketiga tersangka yang berada di atas ambulans nomor polisi BA 1061 BI itu, akhirnya mengejar sepeda motor korban.

Tepat di Jalan Sawahan Dalam III, tersangka menabrakkan ambulans ke sepeda motor korban hingga keduanya terlempar, sedangkan sepeda motor hancur.

Ketiga tersangka kemudian turun dari ambulans, dengan tersangka Af dan C mengambil kayu balok yang berserakan di lokasi, dan A mengambil linggis untuk memukul korban Taufik Hidayat yang dilihat masih bernyawa.

Kedua korban akhirnya tewas di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unir mobil ambulans, satu batang linggis, balok kayu, dan lainnya.

"Pengungkapan kasus ini bisa cepat dilakukan karena tim langsung ke lokasi sesaat usai kejadian, memintai keterangan, dan rekaman CCTV," katanya.

Pada bagian lain, ia mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan apa pun bentuk kekerasan ketika menghadapi suatu persoalan.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Nuruddin Lazuardi
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500